Man Utd, Chelsea, Spurs, Bisa Dilarang Mengikuti Liga Champions

Man Utd, Chelsea, Spurs, Bisa Dilarang Mengikuti Liga Champions

Berita Liga Champions - UEFA selaku otoritas bola di Eropa sudah mengirim peringatan kepada Manchester United, Chelsea, Tottenham Hotspur dan juga Liverpool bahwa mereka bisa dilarang mengikuti Liga Champions musim depan. Begini ceritanya.

UEFA selaku otoritas bola di Eropa sudah mengirim peringatan kepada Manchester United, Chelsea, Tottenham Hotspur dan juga Liverpool bahwa mereka bisa dilarang mengikuti Liga Champions musim depan. Begini ceritanya.

Pemilik kompetisi di tingkat Eropa itu mengancam semua asosiasi anggotanya bahwa mereka bisa dilarang mengikuti Liga Champions dan Liga Europa musim depan jika kompetisi domestik dihentikan di tengah jalan dan pemenang ditetapkan di dalam ruang rapat, bukan di atas lapangan hijau.

Ancaman itu terpaksa dikeluarkan oleh UEFA setelah Liga Belgia secara mengejutkan kemarin mengumumkan menghentikan kompetisi mereka yang tersisa satu pertandingan lagi, dan mengumumkan Club Brugge sebagai pemenang musim 2019/2020.

Keputusan Liga Belgia itu terasa sebagai angin segar untuk banyak kompetisi di Eropa yang terpaksa menghentikan musim mereka secara mendadak sejak awal Maret, setelah kondisi buruk memayungi Italia dan Spanyol sebagai dua negara terparah di Eropa. Sejumlah liga merasa tergoda untuk menirukan langkah hukum Liga Belgia, menghentikan kompetisi dan mengumumkan tim pemenangnya.

Advertisement
NelayanBet
NelayanBet
RatuCasino77
RatuCasino77

Saat ini kompetisi sepak bola yang terhenti masih terkatung-katung. Di satu sisi otoritas bola setiap negara ingin melanjutkannya karena ada kerugian finansial yang besar, terutama tuntutan hukum dari pihak televisi pemegang hak siar. Tapi di sisi lain mereka terbentur sikap pemerintah masing-masing, yang masih melarang aktivitas olahraga dan apa pun yang mengumpulkan massa di atas jumlah manusia tertentu.

Pihak-pihak yang berkepentingan di Liga Inggris sudah berkumpul hari Jumat (3/4) kemarin. Belum ada tanda-tanda bahwa kompetisi yang dihentikan sejak 9 Maret itu akan dimulai lagi segera. Tadinya ada tenggat 30 April, tapi rapat hari Jumat memundurkan lagi batas itu sampai tidak terbatas, memperlihatkan kebingungan mengenai kondisi saat ini.

Dalam sebuah surat bersama yang ditandatangani bersama oleh Presiden UEFA Aleksander Ceferin, ketua Asosiasi Klub-klub Eropa Andrea Agnelli, dan Lars-Christer Olsson selaku presiden Liga-liga di Eropa, menyatakan bahwa sisa pertandingan semua klub di liga-liga nasional, dan juga mereka yang lolos sampai tahap tertentu di Liga Champions dan Liga Europa, perlu menyelesaikan musim secara sepantasnya, atau mereka tidak akan diizinkan untuk ikut serta dalam dua kompetisi UEFA itu musim depan.

Surat itu berbunyi: “Partisipasi dalam kompetisi klub-klub di UEFA ditentukan oleh hasil yang dicapai pada akhir kompetisi domestik, [sehingga] pemutusan [kompetisi ddomestik secara prematur] akan menimbulkan keraguan tentang kondisi tersebut. UEFA berhak menilai hak klub untuk diterima dalam kompetisi klub UEFA 2020/21, sesuai dengan peraturan kompetisi yang berlaku.”

Hal ini sebenarnya sangat menguntungkan bagi Liverpool. Sudah banyak suara yang menginginkan Liga Inggris dihentikan saja di tengah jalan dan dianulir, serta dianggap tidak pernah ada. Jika keputusan itu diambil maka penantian 30 tahun Liverpool perihal gelar juara akan berakhir mengecewakan. Sikap UEFA yang mendesak semua kompetisi liga lokal diselesaikan “secara layak” akan sangat menguntungkan bagi Liverpool, yang saat ini unggul 25 poin di atas juara bertahan Manchester City.