Manchester City Bukan Favorit Liga Champions Karena Ada Tim Ini, Kata Pep Guardiola

Gilabola.com – Banyak yang pihak yang menjagokan Manchester City untuk bisa menjuarai Liga Champions musim ini mengingat performa dahsyat dan skuad mereka yang sangat berkualitas, namun manajer Pep Guardiola menolak timnya sebagai favorit turnamen.

Pep Guardiola mengatakan bahwa dia yakin bahwa dirinya tidak bisa melihat Manchester City sebagai unggulan untuk menjuarai Liga Champions karena keberadaan mantan timnya dan juara bertahan turnamen, Bayern Munchen.

Usai kemenangan 2-0 atas Borussia Monchengladbach di Puskas Arena pada Kamis (25/2) dini hari WIB, The Citizens kini telah memenangkan 19 pertandingan berturut-turut di semua kompetisi, termasuk 12 kemenangan beruntun di laga tandang, yang menjadi rekor bagi tim Inggris manapun.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Dengan performa seperti itu, Manchester City juga sangat dominan di Premier League, unggul 10 poin dari rival terdekat Manchester United dan Leicester City, situasi yang sempat membuat Ole Gunnar Solskjaer ciut nyali dan mengatakan bahwa skuad asuhannya sejak awal bukanlah pesaing gelar Liga Inggris.

Namun Pep Guardiola tidak percaya bahwa performa timnya saat ini menjadikan mereka favorit mengingat sejarah mereka di Liga Champions, sembari mengatakan bahwa juara bertahan Bayern Munchen tetap unggulan utama untuk mempertahankan gelar mereka.

Channel Gilabola di Youtube

“Secara umum, kami mengendalikan permainan. Sayangnya hari ini kami tidak cukup klinis di depan,” katanya kepada BT Sport. “Itu adalah sesuatu yang harus kami tingkatkan dalam kompetisi ini. Ke depannya, kami harus lebih klinis. Dalam kompetisi ini, Anda harus sempurna untuk memastikan Anda lolos.”

” Ketika saya melihat Bayern Munchen, saya tidak berpikir kami adalah favorit. Target saya adalah laga melawan West Ham dalam tiga hari mendatang. Jika orang mengatakan kami favorit, kami harus menerimanya, tetapi tim yang dalam seluruh sejarah mereka hanya pernah ke semifinal sekali? Oke, mereka mengatakannya, kami harus menerimanya juga.”

AHABET
AHABET