Manchester United atau PSG Pilihan Zlatan Ibrahimovic

Manchester United atau PSG Pilihan Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic percaya, kualitas bintang PSG bisa membuat mereka sedikit difavoritkan untuk kalahkan Manchester United di babak 16 besar dan melaju ke perempat final Liga Champions.

Zlatan Ibrahimovic, 37 tahun, pernah mewakili sejumlah tim papan atas Eropa, sebelum akhirnya bergabung dengan klub MLS, LA Galaxy, Maret tahun lalu. Tapi, selama wara-wiri di Eropa, ia tidak pernah berhasil mendapatkan trofi Liga Champions.

Jose Mourinho pun membawa Zlatan Ibrahimovic ke Manchester United dari PSG, dan pemain asal Swedia itu mengakui dia akan senang membela tim manapun – PSG atau United – untuk maju ke perempat final.

Tapi, Ibrahimovic mengakui, ia merasa PSG akan memiliki keunggulan dalam pertandingan dua leg, baik di Old Trafford maupun Parc des Princes. “PSG bermain melawan tim yang ada di momen mereka sekarang, sehingga apapun bisa terjadi dengan United, siapapun yang mereka lawan,” ujar Ibra kepada Fox Sports.

Ibra Tetap Dukung Siapapun yang Melaju

“Jika Anda bertanya kepada saya sebelum momen ini, saya akan mengatakan, ‘OK, PSG-lah yang jadi favoritnya’. Tapi, sekarang saya pikir itu sulit,” ujarnya.

BACA:  PSG Bekukan Kontrak Lassana Diarra
Advertisement
OLE777
OLE777

“Tapi saya pikir, PSG sedikit difavoritkan, karena pemain yang mereka miliki. Tapi siapapun yang menang, saya-lah pemenangnya,” selorohnya.

“Jadi, siapapun yang melaju, itu berarti saya masih punya tim unggulan saya di Liga Champions. Saya senang-senang saja, bagaimanapun caranya,” tandas Ibra.

Solskjaer Nonton Langsung Laga PSG

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, yakin dirinya memiliki pemahaman yang lebih baik tentang oposisi, setelah ia menyaksikan langsung pertandingan skuad asuhan Thomas Tuchel itu saat mereka alami kekalahan pertama dari Lyon.

BACA:  PSG Kirim Neymar Pulang ke Brasil

“Saya pikir sulit untuk membandingkan permainannya, karena ketika mereka bermain di liga, mereka tahu mereka akan tetap memenangkan liga. Tapi selalu menyenangkan untuk melihat pemainnya secara langsung, karena Anda mendapatkan kesan di televisi dan Anda melihatnya selama suatu periode. Tapi ketika Anda melihat langsung, Anda melihat ruang yang berbeda, pola, dan prinsip yang berbeda,” tambahnya.

“Dan anda lihat betapa cepatnya Mbappe (Kylian)! Anda hanya mencoba melakukan uji tuntas seperti namanya. Anda hanya pergi dan menonton lawan manapun,” ungkap Solskjaer.

BACA:  PSG Ramaikan Perburuan Transfer Callum Hudson-Odoi

PSG akan Tampil Beda Tanpa Cavani dan Neymar

PSG akan bertanding tanpa Neymar, Edinson Cavani dan Thomas Meunier, tapi Solskjaer meredam signifikansi ketidakhadiran mereka. “Tentu saja, tim manapun yang kehilangan pemain seperti Neymar, Cavani dan Meunier akan merasakan efeknya. Tapi itu akan memberi pemain lain kesempatan,” tambahnya.

“Jadi, bagi saya, itu membuatnya mungkin lebih tidak terduga bagi kami, apa yang akan mereka mainkan. Kali ini, kita hanya bisa menebak sedikit tentang bagaimana mereka akan bermain nanti. Tapi, kami punya perkiraan yang bagus tentang bagaimana mereka mendekati game ini,” ujar pelatih asal Norwegia itu.