Lihat Pemain Roma Kelojotan Usai Adu Dahi Lawan Bek Porto, Pepe, Tadi Malam

Lihat Pemain Roma Kelojotan Usai Adu Dahi Lawan Bek Porto, Pepe, Tadi Malam

Pemain Roma asal Bosnia, Edin Dzeko, memamerkan diving paling lucu di ajang Liga Champions tadi malam. Tak ada hujan, tak ada angin, dia roboh seperti pohon tumbang. Untung wasit tak tertipu.

Untuk ukuran seorang pemain senior seperti Edin Dzeko, tindakannya tadi malam hanya mencoreng nama baik dirinya. Setelah adu dahi dengan mantan pemain Real Madrid yang kini membeli Porto, Pepe, ia roboh begitu saja di atas lapangan.

Pertandingan 16 besar antara Porto vs Roma di Estadio do Dragao tadi malam berlangsung sangat sangat keras. Ada sembilan kartu kuning harus dikibaskan wasit asal Turki, Cuneyt Cakir, untuk para pemain dari kedua kubu. Laga pun harus dilanjutkan ke babak extra time 2×15 menit setelah skor agregat tetap 3-3 setelah 90 menit.

Roma unggul 2-1 dari leg pertama di Stadio Olimpico tiga minggu lalu. Setelah 90 menit pertarungan tadi malam usai dengan skor 2-1 untuk Porto. Tapi di masa extra time itulah, Alex Telles mencetak gol bagi tuan rumah dari titik penalti. Skor 3-1 bertahan sampai akhir dan Porto lolos ke perempat final dengan skor agregat 4-3.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Tapi pembicaraan soal pertandingan di Estadio do Dragao akan berpusat pada perilaku antik dari Edin Dzeko. Entah bertukar sapaan apa dengan Pepe, kedua pemain saling mendekat dan adu dahi pada menit 56 pertandingan Porto vs Roma tadi malam. Sesaat kemudian Dzeko menjatuhkan diri ke tanah seolah-olah ditanduk mantan bek Real Madrid tersebut.

Beruntung wasit Cuneyt Cakir berdiri cuma satu meter di belakang keduanya. Ia memberi kartu kuning untuk keduanya. Entah apakah alasan diving bagi Dzeko, tapi Pepe memang terlihat lebih dulu membenturkan dahinya ke dahi sang pemain Bosnia tadi. Jika ada hadiah Oscar untuk pemeran drama terbaik di sepak bola, mantan pemain Manchester City dan Wolfsburg berusia 32 tahun itu layak mendapatkannya. Sungguh memalukan untuk seorang kapten tim!