Menang Dibantu Wasit? Chelsea Harusnya Diganjar Penalti Karena Pelanggaran Ini!

Gila Bola – Legenda Chelsea Joe Cole dan mantan Man Utd Rio Ferdinand sepakat bahwa The Blues seharusnya diganjar penalti di babak pertama saat mereka menang 2-0 atas Atletico Madrid di Liga Champions pada Kamis (18/3) dini hari WIB.

Dengan laga masih imbang tanpa gol, dengan Chelsea unggul agregat 1-0 setelah tendangan salto spektakuler Olivier Giroud di leg tandang, Cesar Azpilicueta melakukan umpan balik ke gawang Edouard Mendy ketika memotong umpan dari Luis Suarez.

Menyadari Yannick Carrasco tiba-tiba berlari dari arah belakangnya, bek Spanyol tampak mencoba meraih pinggang pemain internasional Belgia itu, yang langsung menjatuhkan diri secara teatrikal dan wasit akhirnya tidak memberikan penalti.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Tayangan ulang menunjukkan Cesar Azpilicueta memang melakukan sentuhan pada Yannick Carrasco ketika berusaha menyerobot backpass kepada Edouard Mendy, tetapi VAR memilih untuk tidak meninjau keputusan tersebut dan menganggap winger Atletico Madrid melakukan diving.

Tak lama kemudian, Hakim Ziyech mencetak gol dari jarak dekat untuk membawa The Blues unggul 1-0 lewat serangan balik cepat yang dibangun Kai Havertz dan Timo Werner, membuat tuan rumah kemudian unggul agregat menjadi 2-0, sebelum gol pemain pengganti Emerson Palmieri akhirnya menjamin kelolosan Chelsea ke perempat final dan mengubah agregat kemenangan menjadi 3-0.

Joe Cole, mantan gelandang Chelsea, yakin skuad asuhan Thomas Tuchel beruntung tidak diganjar penalti, mengatakan kepada BT Sport, “Cesar Azpilicueta tahu dia melakukan backpass dengan kurang sempurna dan tahu dia dalam masalah. Saya tidak tahu mengapa wasit tidak pergi ke VAR dan melihatnya.”

Sementara Rio Ferdinand, mantan bek Manchester United, merasa itu adalah penalti 100 persen, menambahkan, “Inilah mengapa VAR menjadi lelucon. Karena keputusan seperti itu membuat Anda berpikir, ‘Lha, kenapa ini tidak ditinjau oleh wasit?’ Andai wasit melihat tayangan ulang, dia akan tahun itu 100 persen penalti.”