Menangis, Mohamed Salah Malah Dikritik Paul Scholes

Mohamed Salah dikritik legenda Manchester United Paul Scholes karena menangis saat cedera.
Mohamed Salah dikritik legenda Manchester United Paul Scholes karena menangis saat cedera.

Gilabola.com – Bintang Liverpool Mohamed Salah dikritik keras oleh Paul Scholes karena menangis saat cedera dalam kekalahan final Liga Champions dari Real Madrid.

Tangisan Mohamed Salah saat melawan Real Madrid menunjukkan bahwa sang pemain terlalu sensitif, demikian menurut legenda Manchester United, Paul Scholes.

Petualangan pemain asal Mesir itu musim ini berakhir dengan penuh air mata pada hari Minggu (27/5) kemarin setelah dipaksa keluar lapangan di menit ke-31 final Liga Champions akibat cedera bahu.

Liverpool tidak berdaya tanpa pemain kunci mereka dan menderita kekalahan 3-1 dari raksasa La Liga, Real Madrid, pada laga di Kiev tersebut.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77

Dua gol Los Blancos terjadi akibat kesalahan dari penjaga gawang Loris Karius, yang juga mengalami banjir air mata saat laga berakhir.

Dan sementara Scholes bersimpati terhadap kiper asal Jerman tersebut, dia bersikeras bahwa pemain sepakbola modern seharusnya tidak menangis.

“Saya bisa mengerti Karius. Saya rasa dia merasa sangat kecewa atas apa yang terjadi,” kata Scholes. “Tapi cedera adalah bagian dari pertandingan. Sekarang ini beda. Pemain menjadi sensitif dan mudah marah.”

Manchester United memenangkan Liga Champions melawan Bayern Munchen pada tahun 1999 tetapi Scholes melewatkan pertandingan karena akumulasi kartu kuning.

Ketika ditanya apakah insiden itu membuatnya menangis, dia menambahkan: “Tidak. Apa gunanya menangis? Itu tidak akan membuat kartu kuning yang saya terima dibatalkan. Jelas saya kecewa tetapi hampir menangis? Tentu tidak!”

“Saya rasa saya tidak menangis di lapangan. Mungkin ketika saya berusia 11 atau 12 tahun dan kami kalah di final Piala Liga atau lainnya,” pungkas pria berusia 43 tahun tersebut.