Site icon Gilabola.com

Mengapa Tandang Manchester United di Parken Stadium Sangat Berbahaya

Mengapa Tandang Manchester United di Parken Stadium Sangat Berbahaya

Gila Bola – Tandang Manchester United di Parken Stadium di Copenhagen akan sangat berbahaya untuk nasib Setan Merah. Cukup untuk melihat data permainan laga kebalikan di Old Trafford pada 25 Oktober kemarin untuk mengetahui alasannya.

Skuad Erik ten Hag akan terbang ke Denmark untuk menentukan nasib mereka sendiri pada matchday keempat Liga Champions, Kamis (9/11) dinihari. Tetapi beberapa hal perlu dipikirkan sebelum kita yakin betul bahwa Setan Merah akan menang di sana.

Sebuah kekalahan Setan Merah di kandang FC Copenhagen akan memperkecil peluang lolos ke tahap sistem gugur, serta dibantu diperburuk oleh hasil satu hasil pertandingan lain pada jam yang sama di Jerman.

Posisi Manchester United di Klasemen Grup A UCL 

Bruno Fernandes dan rekan-rekannya saat ini tengah menduduki posisi ketiga penyisihan grup, mengoleksi tiga poin dan selisih gol minus satu.

Setan Merah dalam posisi kalah satu poin dan satu posisi di bawah Galatasaray yang mengalahkan mereka 2-3 pada matchday kedua penyisihan grup, serta dua posisi dan enam poin di bawah Bayern Munchen yang mengalahkan mereka 4-3 dari pekan pertama.

Peluang lolos masih ada, tentu saja, namun Red Devils tidak boleh kalah lagi dalam tiga laga sisa, serta diwajibkan menang di Parken Stadium. Itu karena dua lawan tersisa setelah FC Copenhagen akan lebih sulit untuk ditaklukkan.

FC Copenhagen Tidak Parkir Bus, Gagal Menang Hanya Gara-gara Andre Onana

Data permainan Man United vs Copenhagen di Old Trafford mengkhawatirkan untuk beberapa alasan. Satu, tuan rumah main di hadapan pendukung sendiri dan hanya bisa menang satu gol, hasil sundulan Harry Maguire 18 menit jelang akhir.

Alasan kedua, satu kesalahan dari Scott McTominay di dalam kotak menyebabkan wasit memberi hadiah penalti bagi tim Denmark itu dan beruntung Andre Onana cekatan dalam menebak arah bola, menepisnya, dan menggagalkan satu peluang paling jelas dari tim lawan untuk menyamakan skor.

Alasan ketiga, FC Copenhagen secara ranking dan kualitas jelas kalah daripada Red Devils. Tapi coba lihat cara mereka bermain. Sama sekali tidak mundur ke belakang atau parkir bus.

Klub berjuluk the Lions itu bermain dengan hati singa, kalah tipis saja dalam hal dominasi bola, tapi melepaskan sebanyak 14 kali percobaan gol selama 90 menit, empat shots on target ke gawang Onana.

Bandingkan itu dengan Rasmus Hojlund dan rekan-rekannya yang memiliki 15 upaya gol, tapi hanya empat saja tepat sasaran ke gawang lawan, dan satu berujung gol dari Maguire menit 72.

Mengapa Bayern Perlu Menang Atas Galatasaray di Allianz Arena

Die Roten adalah tim yang mengalahkan Marcus Rashford dan rekan-rekannya dengan skor 4-3 pada matchday pertama, 21 September lalu di Allianz Arena, tapi kini para pendukung Setan Merah perlu mendoakan agar pasukan Thomas Tuchel bisa menang atas Galatasaray. Kalau perlu dengan skor besar.

Itu karena sebuah kekalahan di Allianz Arena akan membuat Mauro Icardi dan rekan-rekannya dua poin tertinggal di bawah skuad Erik ten Hag. Galatasaray 4 poin dan Man United 6 poin, mengasumsikan Manchester United menang di Parken Stadium, Denmark.

Untuk menjaga situasi head-to-head jika skor sama kuat pada akhir penyisihan grup, Red Devils perlu menang atas raksasa Turki itu pada matchday kelima di Constantinople pada 29 November nanti.

Exit mobile version