Menjuarai Liga Champions, Liverpool Menjadi Monster Tak Terhentikan

Menjuarai Liga Champions, Liverpool Menjadi Monster Tak Terhentikan

Menjuarai Liga Champions di bawah manajer Jurgen Klopp akan menyebabkan Liverpool menjadi monster yang “tak terhentikan”, kata Trent Alexander-Arnold.

Liverpool akan menghadapi Tottenham Hotspur di final Liga Champions di Madrid pada hari Minggu untuk mengklaim trofi pertama klub sejak 2012. Skuad besutan Klopp berhasil mengamankan 97 poin di Liga Inggris musim ini, sebuah rekor klub, tetapi gagal menjadi juara karena kalah hanya satu poin dari Manchester City.

Tapi bek Liverpool Alexander-Arnold berpendapat, menjuarai Liga Champions bisa membawa The Reds memasuki satu periode kesuksesan yang berkelanjutan.

“Tim ini cukup baik untuk memenangkan liga, menjuarai Liga Champions,” kata bek muda asal Inggris itu kepada ESPN. “Kami telah menunjukkan itu pada dua musim terakhir khususnya dan kami hanya perlu melewati batas itu sekarang.”

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Saya yakin begitu kami mendapatkan salah satu trofi (Liga Inggris atau Liga Champions), kami akan menjadi tak terhentikan dan itulah fokus kami.”

Liverpool berada di final Liga Champions untuk musim kedua berturut-turut, setelah menderita kekalahan 3-1 dari Real Madrid tahun lalu. Alexander-Arnold, 20 tahun, mengatakan Liverpool telah membaik sejak kekalahan di Kiev setahun silam.

“Kali ini kami memahami segalanya tentang pertandingan itu (final Liga Champions lawan Madrid) sehingga kami akan lebih siap dalam hal itu,” tegasnya.

“Kami tim yang lebih lengkap. Selama musim ini, kami telah menunjukkan berbagai cara untuk menang dan melakukannya sendiri. Ketika kami yang pertama mencetak gol, kami sangat sulit untuk dikalahkan. Jika kami butuh mencetak gol di menit-menit terakhir pertandingan, kami dapat melakukannya. Kami tahu apa yang harus dilakukan.”

“Jika kami tidak 100 persen, Spurs bisa menyakiti kami, tetapi kami akan berjuang hingga titik darah penghabisan di lapangan nanti.”