Mogok Main PSG vs Basaksehir Terjadi Gara-gara Salah Bahasa dan Sensitifitas Masalah Ras

Gilabola.com – Penjelasan kronologis peristiwa mogok main PSG vs Istanbul Basaksehir di ajang Liga Champions, Rabu (9/12), yang terjadi karena kesalahpahaman bahasa dan momen kurang tepat, ketika istilah “negru” oleh wasit dan asistennya asal Rumania tidak mempertimbangkan sensitifitas istilah yang sama di bagian lain dunia.

Peristiwa ini terjadi sedikit setelah menit 13 pertandingan Liga Champions di Parc des Princes usai pemain PSG Presnel Kimpembe dinyatakan melanggar Gulbrandsen dari tim tamu. Seseorang dari tim kepelatihan Istanbul Basaksehir kemudian melontarkan kalimat yang berpotensi berujung pengusiran oleh wasit.

Saat wasit Ovidiu Hategan berjalan menuju ke tepi lapangan untuk memberi kartu merah, sang pengadil bertanya pada asistennya, “Yang mana orangnya [di bangku cadangan]?”. Dijawab oleh ofisial keempat bernama Sebastian Coltescu itu, “Ala Negru”, yang dalam bahasa Rumania berarti “si hitam itu” atau “orang hitam itu”.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

“Negru” merupakan sebuah istilah netral dalam bahasa Rumania, sebagaimana “hitam” dalam bahasa Indonesia, tapi waktu dan tempat yang salah, serta ketidaksensitifan dengan istilah ini pada bahasa lain – yang berkonotasi penghinaan – yang menjadi masalah. Ketidakmampuan wasit dan ofisial keempat untuk mengenali Pierre Webo serta merujuknya hanya dengan istilah “negru” itulah yang memancing kemarahan staf Basaksehir itu.

Mantan pemain Chelsea Demba Ba yang kini merumput di klub Turki itu tertangkap kamera memprotes Coltescu. “Anda tidak pernah mengatakan [pada orang kulit putih] ‘orang kulit putih itu’, Anda menyebutnya ‘orang ini’,” kata Ba. “Jadi, dengarkan saya, mengapa ketika Anda menyebut pria kulit hitam Anda harus mengatakan ‘orang hitam ini?’”

PSG mengatakan di Twitter: “Setelah kartu merah diberikan oleh wasit kepada anggota staf oposisi, diskusi berlanjut antara pemain serta staf kedua tim dengan wasit. Para pemain Basaksehir memutuskan untuk kembali ke ruang ganti, Paris [juga memutuskan untuk] mengikuti mereka.”

Pertandingan sebenarnya sempat antara akan dimulai kembali selang 30 menit kemudian dengan para pemain Istanbul melakukan pemanasan dengan bola di lorong kamar ganti, setelah ada tawaran dari UEFA untuk mengganti ofisial keempat tersebut dengan orang baru.

Tetapi tim tamu asal Turki itu menolak melakukannya pada pertandingan Rabu dinihari tersebut karena sang ofisial keempat sebenarnya hanya bertukar tempat dengan petugas video asisten wasit (VAR) dan tetap menjadi bagian dari tim pengadil untuk pertandingan PSG vs Istanbul Basaksehir. Sebagai gantinya, pertandingan ini akan dilanjutkan pada Kamis dinihari pukul 01.00 WIB dimulai pada menit ke-15 pertandingan yang tertunda.

“Menyusul dugaan insiden yang melibatkan ofisial keempat, pertandingan dihentikan sementara. Setelah berkonsultasi dengan kedua tim, disepakati bahwa pertandingan akan dimulai kembali dengan ofisial keempat yang berbeda,” kata pernyataan itu. UEFA akan menyelidiki masalah ini secara menyeluruh dan pengumuman akan dilakukan pada waktunya.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO