Mungkinkah Real Madrid, Sang Juara Liga Champions 13 Kali, Dipaksa Main di Liga Europa?

Mungkinkah Real Madrid, Sang Juara Liga Champions 13 Kali, Dipaksa Main di Liga Europa?

Gila Bola – Jangan tertidur! Untuk pertama kalinya musim ini kita merasa bahwa sang juara Liga Champions 13 kali Real Madrid akan dipaksa bermain di kasta kedua Eropa, Liga Europa, dengan mereka kini menduduki urutan ketiga klasemen Grup B, Rabu (2/12) usai kekalahan di tangan Shakhtar Donetsk.

Real Madrid kalah dua kali dari dua pertemuannya melawan Shakhtar Donetsk pada laga Grup B Champions League musim ini, dengan kehilangan poin kedua kali terjadi pada Rabu (2/12) dinihari. Sepanjang sejarah Liga Champions, cuma ada tiga tim yang bisa dua kali beruntun menang atas Los Blancos. Pertama adalah Juventus pada tahun 2008, kemudian CSKA Moscow pada tahun 2018 dan tim oranye-hitam yang kerap dijuluki “Brasil mini”, Shakhtar Donetsk, tahun 2020.

Gol dari pemain pengganti Dentinho (literal berarti “si gigi kecil”) berhasil menggigit pasukan Zinedine Zidane pada awal babak kedua laga di Kiev, Ukraina, ini. Saat semua pemain juara LaLiga itu sibuk menyerang untuk mencari gol penyama kedudukan, eh pasukan Luis Castro mengejutkan mereka dengan gol kedua dari pemain Israel Manor Solomon.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
K9Win
K9Win

Apa yang menarik perhatian adalah, siapa yang sangka setelah lima pertandingan bahwa klasemen grup akan menyajikan Borussia Moenchengladbach pada posisi pertama,. Shakhtar posisi kedua dengan poin 7 dan Real Madrid hanya menduduki posisi ketiga dengan poin sama, meski unggul selisih gol atas tim Ukraina itu. Hal ini disebabkan kompetisi Eropa menganut sistem head-to-head, bukan keunggulan poin seperti di klasemen Liga Inggris. Siapa yang mengira Los Blancos hanya duduk pada posisi ketiga, hanya selang satu laga tersisa?

Tentu saja petualangan Real Madrid belum usai. Kalau pun gagal lolos ke 16 besar Liga Champions, mereka masih bisa menjalani kompetisi Liga Europa, tapi gengsinya itu loh. Los Merengues adalah juara Liga Champions 13 kali sepanjang sejarah dan kini harus menjalani kompetisi kasta kedua?