Napoli Tersingkir dari Liga Champions, Antonio Conte Murka Soal Jadwal

Gilabola.com – Perjalanan Napoli di Liga Champions berakhir dengan penuh rasa frustrasi. Kekalahan 2-3 di kandang dari Chelsea tidak hanya mengagalkan peluang ke babak play-off, tapi juga membuka kembali perdebatan soal beban jadwal dan masalah fisik pemain.

Napoli memang memasuki pertandingan ini dengan situasi genting. Satu-satunya yang bisa menyelamatkan mereka untuk tidak tersingkir dari Liga Champions adalah kemenangan melawan The Blues di laga terakhir liga.

Sayangnya, beban kemenangan ini datang dengan kondisi tim yang kurang ideal. Sejak awal musim, pasukan Antonio Conte memang terus dibayangi masalah cedera yang menggerus kedalaman skuad dan stabilitas permainan.

Bahkan di sepanjang tahun 2026 ini saja mereka hanya menang sekali dari tujuh pertandingan di semua kompetisi, sementara performa individu ikut mengalami penurunan.

Statistik Napoli vs Chelsea

  • Skor : 2-3
  • Tembakan : 8-6
  • Tembakan ke arah gawang : 5-4
  • Penguasan bola : 50-50
  • Operan : 479-539
  • Operan sukses : 89-91

Sebenarnya, Napoli sempat menunjukkan perlawanan yang kuat di babak pertama. Setelah gol penalti Enzo Fernandez, mereka kemudian membalas dengan dua gol melalui Antonio Vergara dan Rasmus Hojlund.

Sayangnya, keadaan kemudian berbalik di babak kedua. Dua gol Joao Pedro masing-masing menit ke-61 dan ke-82 akhirnya mengubur asa wakil Serie A yang harus finis di urutan ke-30 klasemen dan gagal lolos play-off.

Agenda Padat dan Cedera Jadi Sorotan Conte

Usai pertandingan, pelatih Napoli Antonio Conte memberikan apresiasi atas perjuangan skuad asuhannya yang menurutnya tetap mampu tampil kompetitif di Liga Champions meski dalam kondisi skuad yang pincang.

Tapi, Conte kemudian tidak bisa menyembunyikan kekesalannya terhadap agenda pertandingan yang padat, mengeluhkan situasi di mana timnya harus bermain tiga kali dalam sepekan yang tentu saja sangat menguras tenaga.

Menurut Conte, situasi itu sangat bertolak belakang dengan wacara perlindungan pemain yang sering disuarakan. Dia menegaskan bahwa kalender yang padat dan tidak terkoordinasi justru hanya akan membuat pemain semakin rawan cedera.

Di laga kontra Chelsea misalnya, Napoli kehilangan hingga 13 pemain dan absennya sejumlah pemain ini membuat keseimbangan tim terganggu dan memaksa Conte melakukan penyesuaian taktik dan strategi.

Conte juga mengungkapkan satu momen yang paling dia sesali di fase liga Liga Champions musim ini, yaitu saat mereka membuang keunggulan untuk bermain imbang 1-1 melawan Copenhagen, padahal tim lawan bermain dengan hanya 10 pemain.

Terakhir, Conte menegaskan bahwa kegagalan timnya di Liga Champions bukan karena ditentukan oleh kualitas semata. Menurutnya, Napoli tetap menunjukkan progres yang bagus, hanya terkendala oleh badai cedera dan agenda yang begitu padat.

Opini Gilabola

Kegagalan ini harus jadi refleksi penting bagi Napoli ke depannya, bahwa tanpa pembenahan kedalaman skuad dan manajemen fisik yang lebih matang, tekanan serupa berpotensi muncul kembali di masa mendatang.

Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!