Neymar Dapat Keringanan Sanksi di Liga Champions

Neymar Dapat Keringanan Sanksi di Liga Champions

Gilabola.com – Neymar mendapat keringanan sanksi larangan bermain untuk PSG di ajang Liga Championsm jelang dimulainya babak penyisihan ajang bergengsi tersebut musim ini.

Pemain asal Brasil itu sebelumnya dilarang bermain dalam tiga pertandingan Liga Champions, karena menghina pejabat pertandingan musim lalu. Namun Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) menguranginya menjadi dua pertandingan.

Pemain berusia 27 tahun itu sebelumnya dihukum atas komentarnya di media sosial yang dinilai menghina wasit, setelah PSG alami kekalahan kontroversial 1-3 dari Manchester United di kandang sendiri pada Maret lalu. Akibat kekalahan tersebut, Les Parisiens terhenti dalam upayanya menjadi juara Liga Champions di babak perempat final.

PSG tentu saja menentang keputusan Uefa tersebut. Awalnya, setelah badan tersebut menolak klaim, juara Ligue 1 itupun mengajukan banding ke CAS. Pada Selasa (17/9) waktu setempat, CAS pun umumkan pengurangan hukuman skorsing untuk bintang Brasil tersebut.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Kini, mantan bintang Barcelona itu hanya akan jalani skorsing di dua pertandingan. “Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) telah berikan keputusan terakhirnya dalam banding yang diajukan klub Prancis, Paris St-Germain, dan pemainnya, Neymar Da Silva Santos Jr terhadap keputusan yang diambil Komisi Banding Uefa pada 18 Juni 2019,” demikian pernyataan resmi CAS.

“Pemain itu diketahui menghina para pejabat pertandingan melalui media sosial pada akhir pertandingan Liga Champions antara Paris St-Germain melawan Manchester United pada 6 Maret 2019, dan telah dijatuhi sanksi skorsing dalam tiga pertandingan di mana seharusnya dia bisa dimainkan,” lanjut pernyataan tersebut, seperti yang dilansir RTE.

“Setelah banding diajukan pada 18 Juli 2019 oleh PSG dan pemainnya, prosedur CAS ini dirujuk ke Arbiter Tunggal, Profesor Ulrich Haas asal Jerman. Sidang kemudian diadakan di markas CAS pada 13 September 2019, di mana semua pihak dan perwakilan hukum mereka didengar pendapatnya,” tambah CAS.

“Dalam penerapan Artikel 15 (1) b. B dari Peraturan Disiplin Uefa yang memberikan penangguhan minimum dua pertandingan dalam kasus ‘bahasa kasar’ yang diarahkan pada petugas pertandingan, Arbiter Tunggal-sendiri sebagian menguatkan banding dan mengurangi penangguhan yang diberlakukan Uefa pada Neymar Jr di dua pertandingan kompetisi Uefa di mana ia dinyatakan memenuhi syarat,” lanjut pernyataan tersebut.