Pelatih AS Roma Harapkan Laga Liverpool Berjalan Aman

Pelatih AS Roma Eusebio Di Francesco berharap pertandingan Liga Champions melawan Liverpool di Olimpico, Kamis, berjalan kondisif, tidak seperti di Anfield.
Berita Terkini - Pelatih AS Roma Eusebio Di Francesco berharap pertandingan Liga Champions melawan Liverpool di Olimpico, Kamis, berjalan kondisif, tidak seperti di Anfield.

Gilabola.com – Pelatih AS Roma Eusebio Di Francesco berharap pertandingan Liga Champions melawan Liverpool di Olimpico, Kamis, berjalan kondisif, tidak seperti di Anfield.

Pertemuan kedua kesebelasan di babak semifinal pekan lalu menyisakan cerita mengerikan dengan terjadinya bentrok antar suporter.

Hasilnya seorang pria Inggris berusia 53 tahun bernama Sean Cox harus dilarikan ke rumah sakit dan mengalami koma usai dikeroyok. Pelakunya, dua orang fans I Giallorossi ditangkap kepolisian Merseyside.

Polisi kedua negara pun turun tangan agar insiden serupa tidak terjadi di Italia, Kamis nanti. Tidak tanggung-tanggung, presiden klub James Pallota mengeluarkan kecaman terhadap para fans karena dianggap merusak citra AS Roma.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Sedangkan direktur olahraga Monchi berharap para suporter lebih fokus memberikan dukungan secara positif di Olimpico.

Dalam konferensi pers jelang laga, Eusebio Di Francesco meminta para fans untuk tetap tenang agar anak asuhnya bisa membalikkan kekalahan 5-2 di leg pertama kemarin.

“Setiap basis suporter mempunyai elemen-elemen buruk. Selalu saja sejumlah kecil fans yang melakukan hal-hal jelek,” ucap Di Francesco.

“Kita harus berpihak pada Sean Cox dan keluarganya, dan kita harus melawan segala bentuk kekerasan.”

“Memang benar adanya fans yang bersemangat dan suporter yang memberikan dukungan sewajarnya di Roma, tapi hanya sedikit sekali [yang suka berbuat rusuh], sama seperti di Inggris dan di belahan negara lainnya. Orang-orang ini bisa menghancurkan olahraga yang indah dan permainan yang luar biasa yang akan kita lihat esok.”

“Saya mengambil kesempatan ini untuk memberikan perlawanan [terhadap kekerasan]. Saya harap esok terjadi selebrasi, terlepas dari hasil akhir yang tercipta.”