Pelatih Manchester United Kritik Alexis Sanchez Karena Buruk Lawan PSG

Pelatih Manchester United Kritik Alexis Sanchez Karena Buruk Lawan PSG

Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer mengaku akan berusaha keras untuk merubah karier Alexis Sanchez yang goyah setelah peman asal Chile tersebut kembali tampil buruk saat melawan PSG.

Mantan pemain depan Arsenal Alexis Sanchez telah berjuang untuk menemukan kembali performa terbaiknya sejak pindah ke Old Trafford pada bulan Januari lalu dan hanya memainkan sedikit peran dalam kebangkitan Manchester United di bawah kepemimpinan manajer sementara mereka Ole Gunnar Solskjaer.

Setelah mencetak gol dan memberikan assist pada akhir pekan, Anthony Martial yang sedang tampil bagus mempertahankan posisinya di starting line-up Solskjaer untuk menghadapi tamu mereka PSG tetapi tetapi cedera yang dialami Jesse Lingard pada akhir babak pertama memberi Sanchez kesempatan  untuk bermain.

Namun Sanchez gagal beradaptasi dengan kecepatan permainan, pemain berusia 30 tahun itu kerap kehilangan bola dan tidak menciptakan peluang apa pun di lini depan.

Pelatih Manchester United perlu Alexis Sanchez lebih cepat lagi

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Menilai penampilan Sanchez, Solskjaer mengatakan setelah kekalahan 2-0 The Red Devils: “Saya tidak bisa melakukan apa-apa tentang Alexis Sanchez. Ketika dia bermain dia harus menemukan dirinya sendiri.”

“Itulah kenyataannya, bahwa Jesse (Lingard) dan Anthony (Martial) telah menjadi bagian penting dari skuad kami dan di babak kedua kami tidak memiliki kecepatan dan gerakan yang kami butuhkan.”

“Itu adalah pertandingan yang imbang dan akan selalu sulit melawan tim-tim bagus. Gol pertama selalu penting. Cara kami kebobolan gol pertama mengecewakan. Gol kedua tercipta karena kualitas, kecepatan Kylian Mbappe untuk masuk ke dalam kotak penalti sangat luar biasa. Dia secepat kilat.”

“Kami melawan tim yang level berada di atas kami. Itulah level yang ingin kami capai. Finis empat besar (di klasemen Liga Inggris) adalah satu hal, tetapi Manchester United harus berada di level teratas.”