Pemain Ini Menangis Diam-diam Lihat PSG Lolos ke Final Liga Champions

Pemain Ini Menangis Diam-diam Lihat PSG Lolos ke Final Liga Champions

Gila Bola – PSG lolos ke final Liga Champions mungkin akan menyebabkan pemain ini menangis diam-diam. Dua tahun lalu ia pernah transfer ke PSG demi mencari trofi Eropa pertamanya dan gagal dan kini sudah kembali ke klub semula. Anda tahu siapa? Usianya sudah 42 tahun saat ini.

Kiper kedua Juventus saat ini, Gianluigi Buffon, akan menangisi pilihannya yang salah. Pada musim 2018/2019 ia pernah bergabung ke PSG untuk mencari kejayaan Eropa tapi pada waktu itu klub Liga Prancis ini tersingkir pada babak 16 besar. Ia kemudian pulang ke Juventus setelah melihat Cristiano Ronaldo bergabung dengan harapan bisa ikut mencicipi trofi Liga Champions.

Tapi ternyata Juventus tersingkir pula pada babak 16 besar kompetisi Eropa itu di tangan Lyon, musim ini. Sementara PSG yang ditinggalkannya ternyata malah melaju ke partai puncak kompetisi yang dirindukannya itu setelah menang 3-0 atas RB Leipzig pada partai semi final tadi malam.

Pemain Ini Menangis Diam-diam Lihat PSG Lolos ke Final Liga Champions

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Gianluigi Buffon bergabung ke PSG pada 6 Juli 2018 dengan kontrak satu tahun, plus opsi perpanjangan pada tahun kedua. Tapi ia pergi setelah hanya satu musim saja. Salah satu sebabnya adalah kesalahan yang dilakukan sang kiper Italia itu pada laga leg kedua pertandingan 16 besar Champions League melawan Manchester United, di mana ia gagal mengamankan satu serangan Marcus Rashford, berakibat bola liar bisa disambar oleh Romelu Lukaku.

Skor leg kedua usai 3-1 bagi kemenangan Setan Merah, agregat 3-3 karena PSG unggul 2-0 dari leg pertama. Tapi Manchester United lolos ke perempat final dengan agresifitas gol tandang.

Gianluigi Buffon kemudian kembali ke Allianz Stadium pada 4 Juli 2019 setelah satu musim di PSG yang gagal total. Ia ditawari ban kapten oleh Giorgio Chiellini serta jersey No 1 oleh kiper Wojciech Szczesny, tapi keduanya ditolak oleh Buffon. Ia kembali mengenakan jersey No 77 seperti saat terakhir kali dipakainya di Parma sebelum transfer ke Juventus. Buffon mungkin akan menjadi sedikit figur di sepak bola yang merebut sebegitu banyak trofi domestik tapi gagal mendapatkan impiannya, Liga Champions.