Pep Guardiola: Hattrick Cristiano Ronaldo Peringatan Untuk Manchester City

Pep Guardiola: Hattrick Cristiano Ronaldo Peringatan Untuk Manchester City

Pep Guardiola menegaskan jika hattrick Cristiano Ronaldo untuk Juventus di laga Liga Champions jadi peringatan untuk Manchester City.

Manchester City melaju ke perempat final Liga Champions pada hari Rabu, tetapi Pep Guardiola berpikir Cristiano Ronaldo memberikan peringatan tentang betapa sulitnya bagi juara bertahan Premier League untuk memenangkan trofi Si Kuping Besar untuk pertama kalinya.

Sementara Manchester City mempermalukan tim Bundesliga Schalke 7-0 di Etihad, Ronaldo – yang telah memenangkan trofi Liga Champions selama tiga musim terakhir – mencetak hattrick untuk membawa Juventus lolos ke babak perempat final setelah menang agregat 3-2 melawan Atletico Madrid.

Advertisement
advertisement
advertisement

“Lihatlah Juventus dan Cristiano Ronaldo,” kata Guardiola ketika ditanya tentang peluang City untuk memenangkan Liga Champions.

“Juventus mencapai final dua kali dan kalah sehingga mereka merekrut Cristiano. Dia memiliki semua tekanan di pundaknya dan dia mencetak tiga gol melawan Atletico Madrid dan mereka maju ke perempat final.”

“Itu adalah tipe pemain dan tim yang kamu hadapi untuk mencapai tahap selanjutnya. Kami akan mencoba.”

Pep Guardiola pastikan Manchester City tetap tidak takut

Menjelang leg kedua Rabu dini hari, Guardiola menggambarkan The Citizens seperti “anak remaja di Eropa” karena kurangnya pengalaman klub di benua itu.

Namun Guardiola menambahkan setelah kemenangan agregat 10-2 mereka atas Schalke bahwa itu bisa menjadi keuntungan karena para pemainnya tanpa rasa takut.

“Ketika saya mengatakan kami adalah tim remaja, saya tidak mengatakan kami tidak akan memberikan perlawanan,” tandas Guardiola. “Saya katakan sebagai klub kami adalah tim remaja karena kesuksesan terbaik kami dalam sejarah adalah satu kali bermain di semifinal dan terbaik kedua adalah dua kali lolos ke perempat final (Liga Champions).”

“Bandingkan dengan Real Madrid dengan 13 juara Liga Champions atau Barcelona, ​​Liverpool, Juventus, mereka menang berapa kali – enam, tujuh, delapan?

“Tetapi dengan cara lain saya menyukainya karena para pemain remaja memiliki kesabaran, keinginan dan mereka tidak takut.”

“Saya tidak suka kompetisi ini ketika Anda tersingkir di babak 16 besar atau perempat final dan itu adalah bencana. Itu tidak adil. Melawan tim-tim papan atas yang luar biasa Anda bisa kalah. Real Madrid keluar dan PSG keluar dan hari ini Atletico Madrid tersingkir dan mereka mengatakan ini akan menjadi musim yang buruk. Ini tidak adil, karena kompetisi ini sangat sulit.”