Philippe Coutinho Menyesal Tinggalkan Liverpool

Philippe Coutinho Menyesal Tinggalkan Liverpool

Gilabola.com – Philippe Coutinho menyesal telah meninggalkan Liverpool. Ia terpuruk di Barcelona saat The Reds akan main di Liga Champions.

Philippe Coutinho berangkat dari The Reds pada Januari 2018 silam tetapi malah berjuang untuk membuat dampak berarti di Barcelona. Ketua klub Tom Werner percaya jika Coutinho menyesali memutuskan untuk meninggalkan Anfield.

Superstar Brasil itu berada di pusaran keluar dalam saga transfer sebelum meninggalkan Anfield ke Camp Nou pada Januari silam dengan dana seratus lima juta pound. Coutinho telah gagal untuk tampil mengesankan di Nou Camp hingga memicu rumor ia akan ditendang musim panas ini.

Kubu Chelsea telah dikaitkan dengan sang pemain jika mereka bisa menghindari larangan transfer. Harapan Coutinho untuk menyelamatkan karier di Barca yang tidak mengesankan berbanding terbaik dengan kondisi The Reds yang secara mengejutkan mengejutkan sanggup kalahkan klub Catalan yang ia bela di semifinal Liga Champions.

Liverpool maju terus saat ditinggal Philippe Coutinho

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Werner lantas percaya kisah Coutinho dapat digunakan sebagai bukti bahwa pemain top harus punya visi untuk membangun diri mereka dalam klub elit sekali lagi. “Saya hanya akan menunjukkan kisah Coutinho kepada kalian,” ujar Werner melalui Liverpool echo.

“Saya hanya punya hal bagus untuk dikatakan tentang dia. Tapi saya pikir dia telah meninggalkan The Reds karena dia ingin bermain untuk salah satu dari dua klub besar Spanyol.”

“Kami mencoba untuk meyakinkan dia bahwa kami merupakan klub bergerak ke arah yang benar dan bahwa ia bisa mengalami sensasi main di Liga Champions dengan tinggal bersama kami. Saya pikir dia pasti menyesali keputusannya,” pungkasnya.

The Reds sendiri tengah berdebar-debar jelang laga final Liga Champions melawan Tottenham Hotspur. Bermain di Stadion Wanda Metropolitano, mereka sangat diunggulkan untuk menang. Diunggulkan menang malah menjadi beban tersendiri bagi mereka.