Philippe Coutinho Tertawa Paling Keras Saat Liverpool, Barcelona Gagal

Philippe Coutinho Tertawa Paling Keras Saat Liverpool, Barcelona Gagal

Gila Bola – Philippe Coutinho mungkin pemain paling bahagia tadi malam. Lihat ekspresi tawanya saat berpose bersama trofi Liga Champions yang dirindukannya selama bertahun-tahun. Coutinho berhasil mendapatkannya pada musim ketika Liverpool dan Barcelona gagal.

Sampai dengan musim lalu, bahkan sampai dengan beberapa pekan silam, Philippe Coutinho dijuluki sebagai pemain bola yang kurang sabaran, memaksakan kepindahan dari Liverpool ke Barcelona pada musim ketika akhirnya skuad asuhan Juergen Klopp itu melaju ke final (meski akhirnya saat itu kalah dari Real Madrid) dan kemudian The Reds pada musim 2018/2019 berhasil merebut trofi kuping besar.

Di Barcelona nasibnya juga tidak membaik dengan tahun 2018 itu, dan juga 2019, mereka gagal masuk ke final. Tahun 2019 bahkan diwarnai dengan kekalahan 4-0 pada leg kedua semi final di Anfield dengan tendangan sudut yang terkenal dari Trent Alexander-Arnold.

Namun sementara Liverpool sudah tersingkir musim ini di tangan Atletico Madrid pada babak 16 besar, dan kemudian Barcelona tersungkur dengan skor 8-2 oleh Bayern Munchen pada tahap perempat final (dengan dua gol dan satu assist dari Philippe Coutinho), sang pemain Brasil adalah orang yang tertawa paling akhir dengan menaruh tangannya pada piala yang bergengsi tersebut.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Coutinho memang hanya pemain cadangan, diturunkan pada menit 68 untuk menggantikan Serge Gnabry, tapi siapa yang peduli? Namanya tetap masuk skuad dan berhak menerima medali kemenangan Liga Champions tahun ini, dan itulah yang paling penting.

Pertandingan tadi malam di Estadio da Luz berlangsung sengit dengan kedua tim kesulitan menciptakan peluang emas di depan gawang lawan masing-masing. Kedua tim sama-sama memainkan pressing ketat setiap kali kehilangan bola, dengan dua pemain selalu mengeroyok pemain lawan yang kebagian bola. Dibandingkan 45 menit pertama yang relatif sepi pelanggaran, babak kedua final Liga Champions tadi malam jauh lebih keras dengan wasit Daniele Orsato terpaksa mengibaskan sampai enam kartu kuning.

Mantan pemain Paris Saint-Germain Kingsley Coman akhirnya menjadi pemain yang mengakhiri kebuntuan dengan golnya pada menit 59 memanfaatkan umpan lambung dari Joshua Kimmich.