Plan Juventus Bikin Liga Champions Elit Ditolak 20 Tim Premier League

Plan Juventus Bikin Liga Champions Elit Ditolak 20 Tim Premier League

Juventus dipermalukan! Usul bikin Liga Champions elit yang diikuti beberapa tim raksasa dari lima liga terbesar Eropa ditolak Premier League.

Sebuah pertemuan 20 tim anggota Premier League hari Rabu (5/6) ini di Inggris menyepakati dengan suara bulat penolakan terhadap ide pembentukan sebuah klub elit tertutup yang akan secara teratur mengikuti Liga Champions elit model baru.

Maksud dari Liga Champions elit adalah, tidak butuh finish di empat teratas ranking klasemen masing-masing liga untuk bisa berlaga di kompetisi tersebut musim depannya. Hanya ada tiga-empat tim dari Italia, plus enam besar dari Inggris yang selama ini langganan masuk kompetisi itu, tiga atau empat tim dari Spanyol (Anda sudah tahu siapa saja) dan seterusnya.

Usul ini pertama kali disampaikan oleh Presiden Juventus Andrea Agnelli. Menurut proposalnya, sebanyak empat grup yang terdiri dari delapan tim dari seantero Eropa – total 32 tim saja – akan bertarung dalam Liga Champions elit ini. Keanggotaan bersifat tetap, tidak bergantung pada posisi mereka di klasemen liga domestik.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Untuk Manchester United dan Arsenal yang musim depan terbuang dari Liga Champions karena finish di luar empat besar musim ini, usul itu sebenarnya akan sangat menguntungkan mereka. Akan ada jaminan pendapatan besar jika tergolong masuk klub elit ini. Tapi bahkan dengan iming-iming keuntungan besar pun Manchester United serta Arsenal menolak usul Liga Champions elit tersebut.

Apa yang dikhawatirkan oleh para delegasi di pertemuan tim-tim Liga Inggris adalah, nantinya tak ada kompetisi lagi di dalam liga domestik karena sejumlah klub akan merasa jatah bermain mereka di Eropa sudah aman. Padahal Premier League terkenal dengan sifat kompetitifnya dan kejutan-kejutannya dan bahwa hampir semua tim bisa saling mengalahkan satu sama lain. Hal ini tidak terlihat di Serie A maupun Bundesliga atau LaLiga.

Ke-20 tim yang menjadi anggota divisi teratas Liga Inggris hari Rabu mengeluarkan pernyataan demikian: “Ada kesepakatan bulat bahwa pertandingan domestik harus terus menjadi prioritas bagi klub profesional, dan setiap perubahan pada kalender sepakbola harus mengasumsikan adanya kompetisi domestik.”

“Dengan kata lain, kualifikasi ke Liga Champions dan Liga Europa harus terus ditentukan oleh kinerja domestik [setiap tim].”

“Klub-klub [Liga Inggris] kini telah meminta Premier League untuk bekerja sama dengan UEFA, para penggemar dan pemangku kepentingan lainnya di seluruh Eropa, untuk menyusun sebuah proposal konstruktif yang akan meningkatkan kompetisi klub Eropa tanpa merusak sepakbola domestik. Klub-klub Premier League akan menyampaikan pandangan-pandangan ini pada pertemuan Asosiasi Klub Eropa di Malta.”