Porto vs Chelsea di Perempat Final Liga Champions: Pertemuan 2 Mantan Tim Asuhan Jose Mourinho

Gilabola.com – Jose Mourinho tengah bersedih hati klub asuhannya Tottenham Hotspur tersingkir di ajang Liga Europa hingga bolehlah kita hibur manajer Portugal itu dengan mengingatkannya bahwa laga FC Porto vs Chelsea, hasil drawing Liga Champions Jumat petang 19 Maret 2021, merupakan pertemuan dua mantan tim asuhannya.

FC Porto dan Chelsea adalah dua tim yang paling rendah nilai koefisien UEFA dari delapan tim peserta perempat final Champions League, dengan hasil drawing pada Jumat petang mempertemukan keduanya. Namun yang terlebih penting di mata Mourinho, dua tim itu adalah mantan klub asuhannya.

Mourinho membawa FC Porto menjadi juara Liga Champions pada musim 2003/2004 sebelum direkrut oleh Chelsea musim berikutnya. Pada musim pertamanya di Stamford Bridge, ia gagal membawa the Blues meraih kejayaan Eropa, meski secara sensasional mengalahkan Barcelona 4-5 agregat, hasil kekalahn 2-1 di Camp Nou, namun menang atas Lionel Messi dan kawan-kawan dengan skor 2-4 di London.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Chelsea melaju ke perempat final Champions League musim itu dan menang lagi, kali ini skor tipis lagi atas Bayern Munchen, dengan skor agregat 6-5 sebagai hasil leg pertama 4-2 di Stamford Bridge dan kalah 2-3 di Allianz Arena. Pada babak empat besar mereka dihentikan oleh Liverpool dalam apa yang disebut oleh para pendukung the Blues sebagai “gol kontroversial”.

Namun meski pun gagal mendapatkan kejayaan di level Eropa, Jose Mourinho berhasil membawa gelar juara Premier League untuk dua musim beruntun, 2004 dan 2005. Selain juara Liga Inggris, periode pertamanya di Chelsea juga berujung dengan trofi FA Cup 2007 dan trofi yang lebih kecil gengsinya EFL Cup pada 2005 dan 2007, selain Community Shield pada 2005.

Usai mengetahui hasil drawing Liga Champions babak perempat final, Thomas Tuchel dan para pemain Chelsea akan berteriak gembira, menyadari bahwa mereka kebagian tim yang di atas kertas merupakan tim paling lemah di perempat final. Mungkin pelatih Jerman itu lebih suka jika the Blues bertemu PSG guna membalaskan dendam dipecat secara semena-mena usai membawa juara Liga Perancis itu ke final Liga Champions pertamanya pada tahun 2020.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO