Prediksi Club Brugge vs Galatasaray, Liga Champions 18 September 2019

Prediksi Club Brugge vs Galatasaray, Liga Champions 18 September 2019

Gilabola.com – Prediksi Club Brugge vs Galatasaray di laga pertama fase penyisihan Grup A Liga Champions di Stadion Jan Breydel, Rabu (18/9) malam WIB.

Baik tim asal Belgia, Club Brugge, maupun raksasa Turki, Galatasaray, diperkirakan bakal sulit mengalahkan Real Madrid dan PSG untuk finis di dua posisi teratas klasemen grup. Namun, hasil dari dua pertandingan di antara dua tim underdog ini akan sangat penting dalam menentukan, siapa yang bakal menempati posisi ketiga papan klasemen untuk melaju ke babak 32 besar Liga Europa.

Club Brugge kehilangan sejumlah pemain utamanya yang cukup penting di musim panas ini, meskipun tim asal Belgia itu terbiasa pulih dengan cepat usai skuadnya mengalami perubahan besar selama bursa transfer.

Tampilan baru Club Brugge telah membuat mereka memulai musim 2019/20 ini dengan penuh percaya diri, di mana mereka tetap tak terkalahkan di 10 pertandingan pertama musim ini. Catatan itu menjadi sebuah rekor, yang termasuk kemenangan kualifikasi Liga Champions yang mengesankan atas kelas berat asal Ukraina, Dynamo Kiev, dan LASK Linz dari Austria.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Ini akan menjadi yang ketiga kalinya dalam empat musim di mana Club Brugge bersaing di babak penyisihan grup Liga Champions. Mereka mengklaim enam poin dari enam pertandingan musim lalu melawan tim-tim besar, seperti Atletico Madrid, AS Monaco dan Borussia Dortmund.

Brugge kebobolan hanya lima gol dalam enam pertandingan grup tersebut, meskipun mereka tampaknya telah kehilangan soliditas di lini pertahanan selama musim panas ini. Skuad asuhan Philippe Clement itu kebobolan lima gol dalam empat pra-kualifikasi Liga Champions mereka sebelum September.

Lawan mereka pada pekan ini, Galatasaray, sepenuhnya tahu bagaimana rasanya kebobolan gol di Liga Champions. The Cimbom hanya mampu mencatatkan tiga clean sheet dalam 35 pertandingan terakhir mereka di kompetisi antarklub elit Eropa itu, dan mereka diperkirakan bisa kebobolan lagi pada tengah pekan ini.

Galatasaray memiliki talenta yang cukup di skuad mereka untuk menemukan lubang di lini belakang Brugge. Galatasaray gagal mencetak gol hanya dalam dua dari 15 pertandingan kompetitif terakhir mereka, dan dipersenjatai dengan pemain berpengalaman seperti Sofiane Feghouli, Radamel Falcao dan Ryan Babel. Selain itu, klub Turki tersebut juga diyakini akan memberi banyak ancaman di lini serang ke Stadion Jan Breydel pada Rabu nanti.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor di atas, kedua tim didukung bisa mencetak gol di Belgia pekan ini, dan laga akan berakhir imbang. Namun, lima pertandingan terakhir Club Brugge rata-rata hanya menghasilkan 1,6 gol per 90 menit, jadi diperkirakan tidak akan banyak gol yang tercipta tengah pekan ini. Prediksi Skor Club Brugge vs Galatasaray 1-1

Statistik Pertandingan Club Brugge vs Galatasaray

  • Ini akan menjadi pertemuan kompetitif ketiga dalam kompetisi Eropa antara Club Brugge dan Galatasaray. Pada musim 2002/03, kedua klub bertemu di fase grup pertama Liga Champions, di mana Club Brugge bermain imbang 0-0 di laga tandang dan menang 3-1 di kandang sendiri.
  • Galatasaray tidak pernah menang dalam empat pertemuan sebelumnya melawan klub-klub Belgia di Liga Champions (D2 L2), dan kalah dalam dua laga tandang di Belgia. Ini bahkan menjadi satu-satunya laga klub Turki melawan klub Belgia dalam kompetisi tersebut sejak 1992.
  • Club Brugge hanya kalah satu kali dalam 10 pertandingan terakhir mereka di kompetisi Eropa (termasuk kualifikasi), serta memenangkan lima laga dan imbang empat kali.
  • Setelah kalah pada dua pertandingan pertama di Liga Champions 2018/19, Club Brugge tetap tak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir mereka (W1 D3). Jika mereka menang dalam pertandingan ini, hal itu akan menjadi pertandingan tak terkalahkan terbaik yang dicatatkan tim Belgia dalam sebuah kompetisi sejak tahun 1992.
  • Club Brugge hanya memenangkan satu dari 14 pertandingan terakhir mereka di Liga Champions (D4 L9); ini terjadi di kandang Monaco saat mereka menang 4-0 pada November 2018.
  • Galatasaray hanya memenangkan dua dari 20 pertandingan terakhir mereka di Liga Champions (D5 L13), dan kalah dalam tiga laga terakhir berturut-turut.
  • Di Liga Champions musim lalu, Club Brugge memiliki rata-rata Starting XI termuda ke-5 (25 tahun 36 hari) dari 32 klub dalam kompetisi. Sebaliknya, Galatasaray memiliki rata-rata starting XI tertua ke-5 (28 tahun 232 hari).
  • Striker baru Galatasaray Radamel Falcao telah mencetak 12 gol di Liga Champions UEFA; hanya kurang satu gol dari rekor yang dibukukan pemain Kolombia dalam kompetisi ini: Jackson Mart√≠nez (13 gol).