
Gilabola.com – PSG baru saja menjadi klub Prancis pertama yang mainkan 300 pertandingan Eropa, tapi kalah dari Sporting CP di laga pekan ke-7 Liga Champions, Rabu dini hari 21 Januari 2026.
Itu menjadi kekalahan kedua Les Parisiens di kompetisi bergengsi klub-klub papan atas Eropa tersebut musim ini.
Juara bertahan itu kalah 2-1 setelah Luis Javier Suarez mencetak gol kedua, yang menjadi penentu kemenangan Sporting atas tim asuhan Luis Enrique tersebut.
Pemain internasional Kolombia yang juga pernah membela Marseille itu bukukan dua golnya di menit 74 dan 90, serta menjadi pahlawan bagi tim tuan rumah.
Khvicha Kvaratskhelia – yang bermain sebagai pemain pengganti di awal pertandingan, sempat memberi PSG harapan dengan mencetak gol penyama kedudukan lewat tendangan spektakulernya di menit 79.
PSG Mendominasi Jalannya Laga di Babak Kedua
Namun, skuad Enrique tampak lebih rapuh dibandingkan saat mereka menjadi juara musim lalu, dan kalah di menit-menit akhir laga. Satu hal penting, di ajang Liga Champions, PSG tercatat belum pernah menang di Portugal, dengan torehan tiga kali kalah dalam lima pertandingan).
Jelang gol Suarez yang mengejutkan – dan tak terbayangkan setelah babak pertama, karena Paris berhasil mengambil alih kendali di akhir laga dengan 15 tembakan – termasuk empat tembakan tepat sasaran, dan 78 persen penguasaan bola.
Sayangnya, PSG memang mendominasi jalannya laga, tapi gagal memanfaatkan peluang mereka, dan kurang memiliki daya gempur yang dibutuhkan di depan gawang lawan. Sedikit keraguan bahkan tampak muncul di benak para pemain Les Parisiens.
PSG juga lakukan kesalahan, terutama di lini pertahanan, di mana Lucas Chevalier tak benar-benar bermain tanpa cela atas terciptanya gol kedua Sporting.
Apesnya, ini bukan pertama kalinya kiper tersebut lakukan kesalahan, dan Chevalier sudah kebobolan terlalu banyak gol di Liga Champions, yakni 10 gol dalam enam laga.
PSG Harus Hati-Hati dan Berbenah
Tentunya, hal ini menjadi peringatan besar lainnya bagi PSG jelang laga-laga penting mereka lainnya, yang akan segera kembali mereka lakoni di Liga Champions.
PSG bahkan berpeluang terlempar dari delapan besar sebelum pertandingan penentu melawan Newcastle pekan depan.
Kemenangan di empat pertandingan Liga Champions terakhir mereka, membuat PSG bisa terlempar dari delapan besar setelah pertandingan pekan ke-7. Finis di posisi delapan besar akan memungkinkan mereka untuk menghindari babak play-off dan langsung lolos ke babak 16 besar.
Persaingan untuk dua posisi teratas kini tampaknya di luar jangkauan skuad Enrique. Dua tim yang beruntung – Arsenal dan satu klub lainnya, akan mendapat keuntungan besar, yakni mereka akan mainkan semua pertandingan leg kedua mereka di kandang sendiri hingga final yang digelar di Budapest pada 30 Mei 2026.
Lima Kekalahan PSG di Portugal
- Sporting CP 2–1 PSG (20 Januari 2026): laga pekan ke-7 Liga Champions
- Benfica 1–1 PSG (Tim Wanita) (18 Desember 2025): fase grup Liga Champions Wanita
- Benfica 1–1 PSG (5 Oktober 2022): fase grup Liga Champions
- Bayern Munchen 1–0 PSG (23 Agustus 2020): final Liga Champions
- RB Leipzig 0–3 PSG (18 Agustus 2020): semifinal Liga Champions
Pendapat Kami
PSG alami kekalahan mengejutkan di kandang Sporting CP. Luis Enrique dan para pemainnya harus benar-benar sadar mengenai situasi yang akan mereka saat ini, atau mereka bisa kecewa berat karena terlempar dari delapan besar dan harus jalani playoff.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!