PSG Mungkin Menyesal Pecat Tuchel, Dua Musim Beruntun Dua Final Liga Champions, Lihat Kegembiraan Chelsea

Gilabola.com – Sejumlah pemain Chelsea menangis saat The Blues memastikan diri melaju ke final Liga Champions ketiga sepanjang sejarah, Kamis 6 Mei 2021, dengan Paris Saint-Germain kini mungkin menyesal memecat Thomas Tuchel, yang memimpin skuadnya ke final kedua beruntun dalam dua musim terakhir.

Thomas Tuchel menggigit bibirnya, mungkin berusaha menahan emosinya tidak meledak di depan tatapan milyaran mata manusia, saat Chelsea menyingkirkan juara 13 kali Real Madrid dari kompetisi spesialisnya pada Kamis (6/5). Pada final Liga Champions musim lalu Tuchel memimpin Neymar dan kawan-kawan sebelum ditaklukkan dengan skor tipis 1-0 oleh Bayern Munchen.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Ini akan menjadi final sesama Inggris kesekian kalinya di kompetisi elit Eropa. Satu di antaranya, tahun 2008, juga melibatkan The Blues saat kapten John Terry terpeleset di atas lapangan di kota Moscow Rusia yang licin dan basah oleh hujan. Kegagalan sepakan John Terry itu, selain kegagalan Nicolas Anelka, menyebabkan mereka harus menyerahkan trofi kepada Manchester United.

Namun Chelsea kemudian menebus kesalahannya selang beberapa tahun kemudian, saat pada final 2013 mengalahkan Bayern Munchen dengan adu penalti setelah skor terjaga 1-1 selama 120 menit.

Channel Gilabola di Youtube

Dalam perayaan usai peluit panjang Jorginho terlihat tak bisa menahan tangisnya menunduk di atas lapangan. Thiago Silva terlihat menjadi sangat religius berdoa sembari ditunggui oleh rekannya di lini belakang Andreas Christensen asal Denmark. Sementara Tuchel berpelukan dengan sejumlah staf kepelatihan, tapi ia sangat menahan diri untuk tidak terlihat terlalu senang. Mungkin tahu bahwa masih ada satu kali 90 menit lagi tugasnya sebelum mengangkat trofi kuping besar, jika berhasil tampil lebih cerdik daripada Pep Guardiola.

AHABET
AHABET