Quique Setien Jadi Debutan Tertua di Liga Champions

Gilabola.com – Quique Setien akan memulai debutnya di Liga Champions sebagai pelatih, saat Barcelona tandang ke Napoli, Rabu (26/2) dinihari nanti.

Pemain berusia 61 tahun tersebut sebenarnya telah mengawasi delapan pertandingan Uefa. Tapi, sekarang ia akan lebih tua dibandingkan pelatih Spanyol lainnya untuk Liga Champions pertamanya.

Setien barangkali memimpin rekor debutan Liga Champions tertua di Spanyol. Tapi, ada beberapa pelatih lain di seluruh benua biru yang harus menunggu lebih lama.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Diungkapkan Marca, rekor debutan tertua di ajang Eropa, adalah pelatih asal Hongaria, Lajos Czeiler. Ia pertama kali tampil di bench Liga Champions (saat itu European Cup) bersama Benfica di usianya yang sudah 70 tahun pada 1963 lalu.

Lalu, pelatih asal Yunani Giannis Kollias berada di urutan kedua, setelah ia memulai debutnya d Liga Champions pada usia 69 tahun bersama Olympiacos pada 2002 lalu.

Channel Gilabola di Youtube

Di atas Quique Setien, tepatnya di peringkat ketiga, Ivan Daniliants sudah berusia 64 tahun ketika ia menikmati kesempatan pertamanya menjadi pelatih yang mengawal pertandingan Liga Champions pertama pada musim 2016/17 lalu.

Kini, Setien akan menjadi pelatih tertua kedelapan di Liga Champions secara keseluruhan. Rekornya di Eropa sejauh ini tidak buruk, karena ia berhasil membawa timnya menang tiga kali, imbang empat kali dan hanya satu kali kalah dalam delapan pertandingan di ajang Eropa saat Setien masih bertanggung jawab di Real Betis.

Barcelona sebelumnya diberitakan kerap kesulitan dalam laga-laga tandang di Liga Champions, jelang berlaga di markas Napoli di leg pertama babak 16 besar Liga Champions Rabu (26/2) dinihari nanti.

Walau bertekad bukukan hasil yang bagus dan mencetak gol tandang sebelum lakoni leg kedua di Camp Nou, namun Barca tercatat kerapkali kesulitan dalam rentetan laga tandang mereka di kompetisi bergengsi klub-klub papan atas Eropa tersebut.

Kurangnya gol tandang mereka di ajang Liga Champions tercatat telah merugikan raksasa Catalan tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Sang megabintang, Lionel Messi, tahu betul hal itu. “Untuk memenangkan Liga Champions, Anda harus mencetak gol tandang,” tandas Messi kepada Sport dalam sebuah wawancara beberapa bulan lalu.

Sayangnya, sejak memenangkan Liga Champions pada 2015 lalu, skuad asuhan Quique Setien itu gagal mencetak gol tandang dalam laga babak knockout apapun yang mereka capai, masing-masing di laga melawan Atletico Madrid, Juventus, AS Roma dan Liverpool.

AHABET
AHABET