Real Madrid Dijagokan Menangi Trofi Liga Champions

Gila Bola – Eks Real Madrid, Michel menyatakan klub yang pernah dibelanya tetap menjadi favorit untuk memenangkan trofi Liga Champions sekalipun mereka sedang dalam keadaan yang buruk.

Musim ini, raksasa Liga Spanyol penampilannya memang kurang bagus di Liga Champions. Hal tersebut dibuktikan mereka harus menyerah kontra Shakhtar Donetsk dan ditahan imbang 2-2 kontra Borussia Monchengladbach.

Hasil minor itu pun membuat Zinedine Zidane sebagai pelatih mendapatkan tekanan tinggi dari petinggi klub dan fans El Real. Bahkan membuatnya disebut-sebut bakal digantikan oleh Raul Gonzalez yang kini menangani Real Madrid Castilla. Namun, berkat pengalamannya pelatih asal Perancis itu tetap tenang dan berhasil membawa Si Putih lolos dari fase grup B.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Usai itu, Karim Benzema dan kolega di babak 16 besar Liga Champions mampu mengalahkan Atalanta dengan agregat skor 4-1. Dan menariknya, saat melawan wakil klub asal Italia itu mereka tak diperkuat oleh beberapa pemain pentingnya. Pasalnya, sedang  mengalami cedera.

Kini, Real Madrid telah ditunggu oleh Liverpool di babak perempat final. Sedangkan pertandingan pertama kedua tim akan berlangsung di Estadio Alfredo Di Stefano pada 7 April mendatang.

Dan berbicara kepada El Transistor, Michel sangat optimis jika mantan klubnya bisa mengalahkan Liverpool dan tetap bisa memenangkan trofi Liga Champions meskipun Si Putih sedang dalam keadaan yang kurang bagus.

Usai membahas peluang juara Real Madrid di Liga Champions musim 2020/21, Michel juga mengomentari penampilan Barcelona. Menurutnya, tim asuhan Ronald Koeman itu penampilannya kini memang sedang bagus di Liga Spanyol. Akan tetapi, kubu Blaugrana bisa saja performanya menurun lagi seperti saat melawan PSG.

Sebagai informasi, Barcelona kini berhasil ungguli El Real di klasemen La Liga dengan menempati urutan kedua dan memiliki perbedaan dua poin.

Mampukah Real Madrid menjadi juara Liga Champions musim ini. Jika mereka memenangkannya akan menjadi trofi yang keempat bagi Zinedine Zidane sebagai pelatih.