Real Madrid Ditaklukkan Anak Kemarin Sore yang Lahir 1997, Saat Los Blancos Sudah Juara 6 Kali

Klub yang menaklukkan Real Madrid tadi malam, Sheriff Tiraspol, baru berdiri tahun 1997 saat mana Los Blancos sudah enam kali juara Eropa. Tidak heran mereka merayakannya seolah-olah sudah menjadi juara dunia.

Kejutan terbesar pada laga Liga Champions hari Rabu (29/9) adalah kekalahan Real Madrid 1-2 di tangan klub kecil asal Moldova, Sheriff Tiraspol. Ini adalah musim perdana klub kecil itu lolos ke Liga Champions setelah menempuh perjalanan sejak babak kualifikasi pertama.

Dengan tiga babak kualifikasi dan satu babak play-off, artinya Sheriff Tiraspol sudah jauh lebih lelah daripada semua tim lain, melakukan delapan pertandingan secara total sebelum lolos ke babak penyisihan grup.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Gol pembuka dari Jasur Jakhshibaev, pemain asal Uzbekistan, merupakan sundulan kepala memanfaatkan crossing dari Cristiano, bek sayap asal Brasil berusia 28 tahun. Skor berhasil disamakan oleh gol dari titik penalti yang diselesaikan oleh Karim Benzema. Tapi pada menit 90, Sebastien Thill menyambar assist dari Adama Traore guna memastikan mereka pulang dari Santiago Bernabeu dengan tiga poin.

Menurut twit dari ESPNFC, klub asal negara Moldova ini baru didirikan tahun 1997 dan nilainya saat ini hanya berkisar 194,8 Milyar rupiah saja. Nilai segitu sangat kecil jika dibandingkan dengan Real Madrid, yang nilainya mencapai 13,2 Trilyun rupiah. Itu berarti kurang lebih hanya 1 persen saja dari nilai pasar Los Blancos.

Tapi meski demikian mereka berhasil menang dengan modal tiga tembakan on target selama 90 menit laga, dengan dua menjadi gol. Sementara tuan rumah memiliki 31 percobaan gol dan 12 serangan tepat sasaran tapi hanya satu gol dan itu pun butuh titik putih oleh Karim Benzema.

Carlo Ancelotti coba mencari gol kemenangan sesegera mungkin usai sepakan penalti Benzema, menari keluar Gutierrez, Eden Hazard, Casemiro dan Nacho Fernandez. Sang pelatih Italia kemudian memasukkan Toni Kroos, Luka Jovic, Luka Modric dan Rodrygo. Tapi gol yang ditunggu-tunggu itu tak kunjung datang. Malah gol Thill pada menit 90 membuyarkan harapan.

Wasit sebenarnya sudah memberi kesempatan seluas-luasnya bagi Los Merengues untuk menyamakan skor, memberi hingga tujuh menit injury time, tapi gagal dimanfaatkan tuan rumah.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO