Real Madrid Sudah Kalah Lima Kali, Zidane: Saya Tidak Akan Mundur

Gila Bola – Zinedine Zidane menegaskan ia tidak akan mundur dari kursi manajer Real Madrid usai kalah 2-0 di Shakhtar Donestk pada matchday kelima Grup B Liga Champions, Rabu (2/12).

Zinedine Zidane sudah selayaknya mengkhawatirkan timnya yang semakin memburuk seiring berjalannya musim, sudah menelan total lima kekalahan musim ini di semua kompetisi, dua di Liga Champions dan tiga di Liga Spanyol.

Terbaru, Los Merengues dipermalukan Shakhtar Donestk untuk kedua kalinya dengan skor 2-0 di Kiev, usai pada pertemuan pertama pasukan tim ibukota Spanyol dikalahkan 2-3 di Alfredo di Stefano pada laga Grup B.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
K9Win
K9Win

Kini harapan Real Madrid untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions sangat diragukan setelah pertandingan di Kiev, dengan gol-gol pada babak kedua dari pemain pengganti Dentinho dan Manor Solomon memberi tim tuan rumah kemenangan nyaman, memanfaatkan buruknya pertahanan tim tamu.

Zinedine Zidane tentu saja kini merasakan tekanan yang semakin besar setelah awal musim yang tidak konsisten, dengan Madrid kini telah kalah tiga kali dari lima pertandingan terkininya. Namun sang pelatih berusia 48 tahun itu bersikeras dia tidak akan mundur dari jabatannya.

“Saya tidak akan mengundurkan diri – tidak sama sekali,” katanya menyusul kekalahan di Ukraina pada Rabu (2/12). “Kami selalu mengalami saat-saat sulit. Benar bahwa ini adalah rekor buruk dalam hal hasil, tetapi kami harus bisa move on dari ini. Hari ini adalah final, kami mempersiapkan diri dengan sangat baik, tapi kami tahu ada pertandingan yang harus dilalui dan kami harus menang dan hanya itu.”

Sebenarnya rasa frustrasi Zinedine Zidane yang biasanya terlihat tegar dan tabah dalam konferensi pers sudah mulai terlihat pada akhir pekan ketika Real Madrid secara mengecewakan dipaksa bermain imbang 1-1 oleh Villarreal di Liga Spanyol.

“Jangan khawatir,” katanya kepada wartawan ditanya soal masa depannya di tengah performa tidak konsisten Real Madrid usai hasil imbang di Estadio de la Ceramica. “Kerjakan apa yang Anda lakukan dan saya akan terus bekerja.”

Rasa frustrasi itu bisa dimengerti. Sang manajer Perancis itu adalah sosok yang membawa Los Merengues meraih tiga gelar Liga Champions berturut-turut antara 2016 dan 2018. Untuk itu memang dia pantas mendapatkan waktu dan rasa hormat atas kejayaannya pada periode pertamanya di Santiago Bernabeu, meski mulai mendapatkan banyak tekanan terutama dari para fans yang kecewa dengan performa Los Blancos.