Rekor Mentereng Gianluigi Buffon Menghadapi Lionel Messi di Liga Champions

Gilabola.com – Lupakan Cristiano Ronaldo dengan dua penaltinya, pahlawan Juventus sebenarnya dalam kemenangan 3-0 yang mengesankan atas Barcelona di Camp Nou adalah Gianluigi Buffon dengan total tujuh penyelamatannya!

Gianluigi Buffon akan berusia 43 tahun bulan depan, namun ia menunjukkan performa menakjubkan, memamerkan tingkat reflek yang luar biasa di usia senja, mengagalkan semua tujuh tembakan tepat sasaran Barcelona yang dilepaskan oleh Lionel Messi.

Hebatnya, La Pulga sebelumnya belum pernah mencapai tujuh tembakan tepat sasaran dalam satu pertandingan Liga Champions sejak Oktober 2018, dan kini tidak satu pun dari tembakannya yang berhasil melewati kiper veteran Italia tersebut.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Pada akhirnya Gianluigi Buffon dan Lionel Messi saling bertukar jersey saat peluit akhir pertandingan, menunjukkan rasa hormat di antara kedua pemain yang telah memiliki karir yang luar biasa ini, keduanya pemain juara yang termasuk di antara pemain terbesar dalam sejarah sepak bola.

Kemenangan 3-0 Juventus atas Barcelona di Camp Nou ini berarti bahwa superstar Argentina tersebut kini telah enam kali menghadapi penjaga gawang Italia sepanjang karirnya yang gemerlap, dan hanya berhasil mencetak gol dalam salah satu dari enam pertemuan itu.

Sementara itu, Gianluigi Buffon memberikan pujian kepada rekan-rekannya yang sukses membawa Juventus menang 3-0 atas Barcelona di Camp Nou, dan membandingkannya kemenangan 3-1 atas Real Madrid di perempat final tahun 2018 lalu.

“Ini adalah pendorong kepercayaan diri bagi kami, yang tidak bisa diremehkan, karena kami datang ke sini sebagai underdog dan membalikkan hasil leg pertama saat kalah 2-0 untuk akhirnya menang 3-0. Itu luar biasa,” kata kiper berusia 42 tahun itu kepada Sky Sport Italia.

“Saya percaya pada takdir, jadi saya pikir hal-hal tidak terjadi secara kebetulan, saya percaya hidup memberi Anda kompensasi. Terakhir kali kami menang 3-0 di Madrid dan berakhir 3-1 (gara-gara penalti Ronaldo di masa injury time dan gagal lolos ke semifinal usai kalah 3-0 di Turin). Kali ini kami menang 3-0 dan membawa pulang hasil itu. Saya pikir ini adalah momen yang bagus.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO