Salah Taktik Guardiola dan Kedisiplinan Lyon Sebab Kekalahan Man City

Salah Taktik Guardiola dan Kedisiplinan Lyon Sebab Kekalahan Man City

Gila Bola – Manchester City adalah tim dengan filosofi menyerang dan sudah menyarangkan 102 gol di Premier League musim ini, tertinggi di Eropa, tapi gagal menampilkan itu pada laga melawan Lyon, Minggu (16/8) dinihari. Sebagai hadiahnya mereka dihajar 1-3 oleh tim Liga Prancis tersebut.

Pep Guardiola rupanya sadar Manchester City memiliki kelemahan di lini belakang dan itulah sebabnya selama menit-menit awal pertandingan di Estadio Jose Alvalade di Lisbon Portugal ini, mereka memilih mendominasi bola nyaris tanpa satu kali pun serangan selama 22 menit pertama.

Sikap untuk tidak melakukan serangan karena takut menciptakan ruang kosong di belakang terbukti menjadi bumerang. Satu serangan dibangun perlahan dari sisi kiri Lyon dan sebuah bola panjang dikirimkan ke depan ke arah Karl Toko Ekambi. Berhasil dihentikan sebelum sempat menembak tapi bola liar disambar oleh Maxwel Cornet ke arah tiang dekat dan menjadi gol pertama pasukan Rudi Garcia.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Sungguh menjengkelkan melihat Kyle Walker joging saja di belakang Cornet, menganggap remeh ancaman yang diberikan oleh pemain yang sudah tiga kali menjebol gawang City pada dua perjumpaan mereka tahun 2018 dan terbukti satu kali lagi menjerumuskan tim raksasa Liga Inggris tersebut.

Guardiola baru mengubah taktiknya pada menit 60, melancarkan lebih banyak serangan, tapi terbukti sudah terlambat. Betul ada gol yang disarangkan oleh Kevin De Bruyne pada menit 69, tapi Manchester City seharusnya sudah bisa unggul lebih banyak sebelum itu.

Lihat dua gol Moussa Dembele yang menghancurkan nasib Manchester City. Pada dua gol itu para pemain The Citizens lebih sibuk mengemis pada wasit atau hakim garis untuk meminta pemain lawan dianggap melakukan pelanggaran daripada mewaspadai gerakan cepat para pemain Lyon. Lihat gol kedua misalnya.

Pada gol ketiga sebuah tembakan menyedihkan dilepaskan oleh pemain Lyon, Houssem Aouar. Kiper Ederson Moraes seharusnya bisa melakukan tangkapan secara mudah tapi bola malah memantul dari tangannya dan diselesaikan dengan sangat mudahnya oleh Dembele. Dan coba lihat apa yang dilakukan Ederson? Meminta offside kepada hakim garis? Betapa menyedihkannya.

Dengan hasil ini maka sekali lagi terbukti bahwa Pep Guardiola tidak pernah bisa merebut trofi Liga Champions tanpa bantuan Lionel Messi. Sudah sejak tahun 2012 saat ia meninggalkan Barcelona dengan dua trofi Champions League, belum satu kali pun sang pelatih Catalonia itu berhasil menaruh tangannya pada piala kuping besar lagi. Tidak di Bayern Munchen, tidak pula di Manchester City.

Bagi Lyon ini adalah pencapaian luar biasa mereka musim ini di kompetisi Eropa. Mereka sukses menyingkirkan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan pada babak perempat final, sebelum menjungkirkan favorit banyak orang pada babak semi final. Lyon kini akan menghadapi raksasa Jerman Bayern Munchen pada pertarungan empat besar.