Sergio Ramos Minta Maaf pada Milan Havel

Sergio Ramos Minta Maaf pada Milan Havel

Kapten Real Madrid Sergio Ramos meminta maaf lewat Twitter usai menyikut pemain Viktoria Plzen, Milan Havel, sampai hidungnya berdarah, pada pertandingan Liga Champions, Kamis (8/11).

Santiago Solari catatkan tiga kemenangan dalam tiga pertandingan awalnya sebagai manajer sementara Real Madrid, saat El Real menang telak 5-0 atas Viktoria Plzen tengah pekan ini.

Los Blancos yang memecat Julen Lopetegui menyusul awal musim yang sulit, menang 5-0 dan berhasil memuncaki klasemen Grup G kompetisi Eropa itu.

‘Tidak Mungkin Menang Sampai 5-0 di Ajang Eropa’

Karim Benzema mencetak dua gol yang membuatnya bukukan 200 gol untuk Los Blancos, plus gol Casemiro, Gareth Bale dan Toni Kroos yang juga ikut catatkan nama mereka di papan skor.

BACA:  Santiago Solari Jadi Pelatih Real Madrid Hingga Akhir Musim

Solari yang dipromosikan dari pelatih Real Madrid Castilla setelah kepergian Lopetegui, memuji penampilan para pemainnya setelah pertandingan. “Tidak mungkin menang 5-0 di Liga Champions, dan tidak memainkan pertandingan hebat,” katanya.

“Saya sangat senang, tapi ini semua berkat kerja keras para pemain – kami punya beberapa pemain brilian di sini yang tidak memiliki batas,” tambah Solari.

Tak Suka Insiden Ramos dan Milan Havel

Namun, ada satu insiden yang tidak dia sukai. Los Merengues beruntung tidak bermain dengan 10 orang, setelah kapten Sergio Ramos menyikut wajah Milan Havel. Banyak yang berpikir, itu tindakan yang disengaja. Apalagi, tidak diragukan lagi reputasi Sergio Ramos dalam mainkan peran yang dituduhkan itu.

BACA:  Antonio Conte Tanggapi Balik Peringatan Sergio Ramos

Namun, meskipun Milan Havel harus meninggalkan lapangan dengan hidung berdarah, Ramos lolos dari hukuman wasit. Bek tengah asal Spanyol itu bereaksi di Twitter, meminta maaf kepada Havel dan berharap dia cepat sembuh. “Sebuah kemenangan untuk melanjutkan diri dan kita juga bisa belajar dari ini,” tulis Ramos.

“Sepakbola selalu mengajarkan banyak hal, dan malam ini saya seharusnya tidak lakukan tantangan seperti itu. Milan, bukan niat saya untuk melukai Anda. Semoga Anda cepat sembuh #HalaMadrid,” lanjutnya.

Setidaknya, dia mengakui seberapa parah insiden itu. Namun, ada kemungkinan pemain berusia 32 tahun itu harus hadapi hukuman retrospektif dari UEFA, tergantung apakah wasit menyatakan melihat insiden itu atau tidak.

BACA:  Gelandang Real Madrid Isco Diklaim Kegemukan