Siapa Kandidat Terkuat Juara Liga Champions 2026? Ini Prediksi Para Pundit Ternama

Gilabola.com – Kompetisi Liga Champions kembali menjadi perhatian utama setelah jeda internasional Maret berakhir. Memasuki fase krusial, hanya dua wakil Premier League yang berhasil melaju ke babak perempat final, yakni Liverpool dan Arsenal.

Liverpool memastikan tempat di delapan besar setelah membalikkan keadaan saat menghadapi Galatasaray. Sementara itu, Arsenal sukses menyingkirkan Bayer Leverkusen untuk mengamankan tiket ke fase berikutnya.

Delapan tim yang tersisa telah menunjukkan kualitasnya masing-masing. Namun, jalannya kompetisi musim ini tidak sepenuhnya berjalan sesuai prediksi. Hal ini terlihat dari keberhasilan beberapa tim yang sebelumnya tidak finis di delapan besar fase liga, tetapi tetap mampu melangkah jauh.

Salah satu contohnya adalah Paris Saint-Germain. Klub asal Prancis tersebut keluar sebagai juara musim lalu meskipun hanya menempati posisi ke-15 pada fase liga. Dalam perjalanan itu, mereka menyingkirkan Liverpool melalui adu penalti. Kini, PSG kembali menghadapi Liverpool setelah melewati Monaco dan Chelsea.

Selain PSG, Real Madrid dan Atletico Madrid juga berhasil melaju meski tidak berada di posisi delapan besar fase liga. Real Madrid menyingkirkan Manchester City dan kini akan berhadapan dengan Bayern Munich. Sementara Atletico Madrid lolos setelah mengalahkan Tottenham Hotspur dan akan menghadapi Barcelona, yang sebelumnya mencatat kemenangan agregat besar atas Newcastle.

Di pertandingan perempat final lainnya, Arsenal akan bertemu Sporting CP. Laga ini mengingatkan pada pertemuan dramatis di Liga Europa musim 2022/23 yang dimenangkan oleh klub asal Portugal melalui adu penalti.

Sejumlah analis sepak bola pun mulai memberikan prediksi mereka mengenai tim yang berpotensi menjadi juara.

Prediksi Jamie Carragher

Jamie Carragher memprediksi final akan mempertemukan PSG dan Arsenal. Ia menilai Arsenal memiliki peluang besar untuk keluar sebagai juara, sekaligus meraih gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub.

Menurutnya, meskipun banyak yang menganggap Bayern Munich lebih kuat dibanding PSG musim ini, hal tersebut tidak mengubah pandangannya. Ia juga menilai strategi garis pertahanan tinggi Barcelona bisa menjadi kelemahan saat menghadapi Arsenal di semifinal.

Pandangan Thierry Henry

Thierry Henry melihat beberapa kandidat kuat untuk menjadi juara, termasuk Arsenal, Barcelona, dan Bayern Munich. Ia menilai Barcelona perlu menemukan keseimbangan permainan agar dapat benar-benar menjadi favorit utama.

Namun, performa solid Bayern Munich membuat Henry sedikit lebih condong kepada klub Jerman tersebut, terutama setelah penampilan dominan mereka saat menghadapi Atalanta. Ia menyoroti kemampuan Bayern dalam menekan lawan dan fleksibilitas taktik yang membuat mereka sulit dikalahkan.

Micah Richards Jagokan Arsenal

Micah Richards menjadi salah satu yang menjagokan Arsenal sebagai juara. Ia menilai gaya permainan di Liga Champions lebih cocok bagi Arsenal dibandingkan kompetisi domestik.

Menurutnya, pertandingan di Eropa cenderung lebih terbuka, berbeda dengan Premier League di mana banyak tim bermain bertahan menghadapi Arsenal.

Paul Merson Mulai Ragu

Berbeda dengan Richards, Paul Merson mulai meragukan peluang Arsenal setelah kekalahan di final Carabao Cup. Ia menilai Arsenal akan kesulitan jika harus menghadapi Barcelona di semifinal.

Menurutnya, lini depan Arsenal kurang memiliki kecepatan untuk mengeksploitasi garis pertahanan tinggi milik Barcelona, yang sebelumnya sempat merepotkan lawan lain.

Owen Hargreaves Pilih Barcelona

Owen Hargreaves awalnya menjagokan Bayern Munich, tetapi kemudian mengubah pilihannya menjadi Barcelona. Ia menilai faktor undian dan komposisi pemain membuat peluang Barcelona cukup besar.

Ia menyoroti kualitas pemain seperti Lamine Yamal, Robert Lewandowski, Raphinha, Pedri, dan Frenkie de Jong, serta pengalaman pelatih Hansi Flick sebagai faktor penting.

Steven Gerrard Jagokan Liverpool

Steven Gerrard tidak mengesampingkan peluang Liverpool untuk kembali menjadi juara seperti tahun 2005. Ia menilai, dengan hanya delapan tim tersisa, peluang setiap tim masih terbuka lebar.

Selain Liverpool, ia juga menyebut Bayern Munich dan PSG sebagai tim yang berpotensi melangkah jauh jika mampu menurunkan skuad terbaik.

Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!