Simeone Jelaskan Alasan Tidak Menjabat Tangan Klopp Usai Kekalahan Atletico

Diego Simeone memilih untuk langsung pergi ke terowongan dan tidak menjabat tangan Jurgen Klopp setelah kekalahan Atletico Madrid dari Liverpool di penyisihan grup Liga Champions, dan sekarang dia menjelaskan alasannya.

Atletico Madrid menyia-nyiakan kesempatan kandang mereka untuk menelan kekalahan pertama di babak penyisihan Liga Champions usai dipermalukan Liverpool dengan skor 2-3 di Wanda Metropolitano pada Rabu (20/10) dini hari WIB.

The Reds membuat publik tuan rumah terdiam di 13 menit awal pertandingan ketika mereka mengungguli juara La Liga dengan skor 0-2 berkat aksi individu Mohamed Salah dan tembakan keras Naby Keita di tepi kotak penalti.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Namun Los Rojiblancos bangkit setelah itu, secara mengesankan mampu mencetak dua gol balasan beruntun melalui Antoine Griezmann menit ke-20 dan ke-34 dan membuat skor menjadi imbang 2-2 hingga turun minum.

Sayangnya bahwa Atletico Madrid kemudian kehilangan satu pemain karena kartu merah penyerang Prancis itu setelah dia mengangkat kaki yang terlalu tinggi hingga mengenai wajah Roberto Firmino, situasi yang dimanfaatkan Liverpool untuk mencetak gol kemenangan via penalti Mohamed Salah.

Setelah pertandingan, manajer Diego Simeone memilih untuk langsung ngeloyor masuk terowongan ketimbang melakukan ritual umum yang biasa dilakukan para pelatih untuk saling berjabat tangan. Bos Liverpool Jurgen Klopp menilai bahwa rekan seprofesinya itu melakukannya karena marah pada pertandingan.

Kini taktisi Argentina akhirnya angkat bicara soal insiden tersebut, mengatakan, “Saya tidak pernah berjabat tangan setelah pertandingan, karena saya tidak menyukainya. Itu tidak sehat baik bagi yang menang maupun yang kalah. Begitulah cara saya melihatnya. Tapi sekarang ketika saya melihatnya, saya akan menjabat tangannya tanpa masalah.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO