Skor Masih 0-0, Bus Real Madrid Diserang Pendukung Liverpool, Kasus Kedua Sejak Tahun 2018

Gila Bola – Sejumlah pendukung Liverpool melakukan intimidasi terhadap para pemain Real Madrid menjelang dimulainya leg kedua di Anfield pada Kamis dinihari 15 April 2021. Bus yang membawa anggota tim dihancurkan kaca jendelanya oleh lemparan batu dan benda-benda keras lainnya, kata laporan media.

Para pendukung The Reds memadati jalanan kota Liverpool untuk memberikan sambutan permusuhan pada anggota tim lawan saat leg kedua pertandingan perempat final Liga Champions akan dimulai pada Kamis dinihari. Skor agregat sementara adalah 1-3 untuk keunggulan pasukan Zinedine Zidane, hasil leg pertama pekan silam.

Ini bukan kasus pertama ada intimidasi terhadap bus tim lawan. Jika Anda masih ingat, pada tahun 2018 pun sebuah bus yang membawa anggota rombongan tim Manchester City terkena lemparan benda-benda keras sesaat sebelum memasuki kompleks Stadion Anfield.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Pada waktu itu kerusakan terhadap jendela-jendela bus begitu parah sampai-sampai skuad the Skyblues butuh bus baru untuk membawa mereka pulang. Jarak kota Liverpool dan Manchester tidak begitu jauh, kira-kira setara Jakarta dan Bogor (40-an kilometer) saja.

Pejabat keamanan di Anfield berusaha untuk menutup-nutupi insiden ini dengan mencegah media merekam dan memotret kendaraan saat diparkir di dalam perimeter stadion. Namun ESPN mampu mengambil dua foto kerusakan tersebut sebelum diminta untuk pergi.

Seorang juru bicara Liverpool mengatakan: “Kami secara tegas mengutuk tindakan yang menyebabkan bus tim Real Madrid rusak selama kedatangannya ke Anfield malam ini. Ini benar-benar perilaku yang tidak dapat diterima dan memalukan dari beberapa orang.”

Emilio Butragueno, salah satu direktur Real Madrid mengatakan kepada stasiun TV Spanyol Movistar: “Ini memalukan. Sebenarnya sangat memalukan bahwa ini terjadi.”

“Ini adalah pesta sepak bola, Liverpool vs Real Madrid, ini salah satu pertandingan terbaik yang bisa dilihat oleh seorang penggemar. Ini memalukan. Hubungan antar klub sangat baik, direktur Liverpool telah meminta maaf, dan sekarang kami akan fokus pada permainan.”