Spesialis Runner-up Juventus Berusaha Melaju Jauh, Tapi Satu Grup Dengan Juara Bertahan Chelsea

Gilabola.com – Spesialis runner-up di kompetisi Liga Champions Juventus harus menarik nafas panjang saat menyadari satu grup dengan Chelsea dan Zenit Saint-Petersburg pada Grup H usai drawing UCL pada Kamis malam (26/8).

Juventus merupakan spesialis runner-up di Liga Champions setelah tujuh kali melaju ke final dan gagal merebut gelar juara Eropa. Dua kekalahan terakhirnya di partai puncak terjadi pada tahun 2015 dan 2017.

Namun mereka akan menjumpai jalan sulit setelah dimasukkan satu grup dengan juara bertahan Chelsea di Grup H, yang akan mempersulit mereka menemui tim mudah di 16 besar Champions League.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Kekalahan final tahun 2015 terjadi di tangan Barcelona dengan skor 3-1 pada laga di Olympiastadion di Berlin, Jerman dan kesempatan tahun 2017 mereka kalah lagi dengan skor lebih jauh 4-1 di tangan Real Madrid pada Millenium Stadium di Cardiff City, Wales.

Secara keseluruhan Bianconeri sudah lolos ke final Piala Eropa sebanyak sembilan kali. Dari jumlah ini sang raksasa Liga Italia sudah menjadi salah satu klub tersukses dalam sejarah. Klub yang sama suksesnya jumlah lolos ke partai puncak adalah Liverpool (9) dan kemudian Bayern Munchen (11), selain AC Milan (11) dan Real Madrid (16).

Sayang bahwa si Nyonya Tua itu terpeleset tujuh kali dan hanya dua kali saja merebut gelar pada partai puncak, yaitu tahun 1985 dan 1996. Sudah cukup lama!

Jika Anda masih ingat final 2017, itu adalah final ketika Cristiano Ronaldo memperoleh tepuk tangan meriah dari para pendukung Bianconeri usai melepaskan satu gol salto ke gawang Juventus. Sambutan yang mengesankan CR7 tersebut menyebabkan sang bintang Portugal memilih Turin sebagai pelabuhan berikutnya setelah memberi petunjuk soal final terakhirnya bagi Los Blancos usai final di Wales itu.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO