Tak Heran RB Leipzig Dibenci, 2009 Berdiri, 2020 Empat Besar Liga Champions

Tak Heran RB Leipzig Dibenci, 2009 Berdiri, 2020 Empat Besar Liga Champions

Gila Bola – Tidak heran jika semua orang di Jerman membenci RB Leipzig. Tahun 2009 mereka baru berdiri, tahun 2016 sudah masuk divisi Bundesliga, tahun 2018 dan 2019 bermain di kompetisi Eropa dan kini tahun 2020 mereka lolos ke semi final Liga Champions. Siapa yang sangka?

Die Roten Bullen memastikan satu tempat di babak semi final Liga Champions musim 2019/2020 setelah mengalahkan favorit kuat Atletico Madrid pada laga perempat final hari Jumat (14/8) dengan skor 2-1. Satu gol sundulan kepala dari Daniel Olmo disamakan oleh tendangan penalti Joao Felix, namun satu kelalaian dari para pemain belakang Los Rojiblancos menyebabkan mimpi untuk melaju sampai ke final kini pupus. Pemain muda Amerika Tyler Adams menyambar bola dari luar kotak penalti, yang memantul di kaki Stefan Savic dan masuk!

Ini merupakan prestasi luar biasa dari manajer muda Julian Nagelsmann yang baru saja mengambil alih posisi pelatih kepala RB Leipzig pada Juli 2019, menggantikan Ralf Rangnick.

Sebenarnya klub di bawah sponsorship produsen minuman Red Bull itu sudah masuk ke kompetisi Eropa sejak musim 2017/2018, tapi pada masa itu hanya terdampar di urutan ketiga klasemen Grup G Liga Champions. Turun ke Liga Europa, mereka terhenti pada babak perempat final.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Semusim berikutnya, 2018/2019, Leipzig hanya berhasil menjalani musim di kompetisi Europa League, memulainya dari babak kualifikasi kedua untuk terhenti pada babak penyisihan grup setelah hanya mampu menghuni urutan ketiga klasemen Grup B.

Luar Biasa di Bawah Julian Nagelsmann

Namun prestasi luar biasa mereka catatkan di bawah asuhan Julian Nagelsmann setelah melaju sebagai juara Grup G musim 2019/2020 ini, mengatasi perlawanan Benfica, Lyon dan Zenit Saint Petersburg. Mereka kemudian mengalahkan perlawanan finalis kompetis ini musim lalu, Tottenham Hotspur dengan 3-0 dan 1-0 pada dua leg babak 16 besar Champions League untuk kemudian mengungguli Atletico Madrid dengan skor 2-1 pada laga satu leg perempat final, tadi malam.

Dan sekarang lihat. Sebuah tim yang baru didirikan 11 tahun silam, masuk Bundesliga baru 2016 dan mereka kini sudah berdiri di babak empat besar Champions League menghadapi PSG. Ini pertama kali dalam sejarah Red Bull berhasil lolos ke semi final dan akan sangat tergoda untuk mengalahkan Neymar dan kawan-kawan demi merebut satu tempat di final kompetisi. Tapi bahkan jika mereka kalah di semi final saja, Die Roten Bullen sudah mencatatkan torehan tinta emas dalam sejarah klub. Tidak heran jika mereka dibenci semua orang di Jerman.