Thomas Tuchel Kritik Penampilan Chelsea Usai Buang Peluang Finish di Puncak Grup

Thomas Tuchel mengkritik skuad asuhannya setelah mereka kebobolan di menit-menit akhir pertandingan melawan Zenit Saint-Petersburg yang membuat Chelsea kehilangan puncak klasemen mereka ke tangan Juventus.

Chelsea memasuki pertandingan pemungkas fase grup mereka melawan Zenit St Petersburg pada Kamis (9/12) dini hari WIB sebagai favorit untuk finish di puncak klasemen Grup H, dan kemenangan bisa membuat mereka mengunci posisi teratas.

Hal-hal sempat berjalan sesuai yang diharapkan ketika Timo Werner mencetak gol cepat menit kedua, tapi keputusan Thomas Tuchel untuk merombak barisan pertahanan timnya harus dibayar mahal dengan kebobolan dua gol beruntun sebelum jeda melalui Claudinho dan Sardar Azmoun.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Sebenarnya Romelu Lukaku sempat menyamakan skor sebelum gol kedua Timo Werner membuat The Blues mengembalikan keunggulan mereka di menit ke-85, sayangnya bahwa Zenit St Petersburg yang pantang menyerah akhirnya mencetak gol balasan di masa injury time babak kedua melalui Magomed Ozdoev untuk memaksa skor berakhir imbang 3-3.

Hasil imbang ini harus menjadi harga yang mahal bagi Chelsea karena Juventus [menang 1-0 vs Malmo] akhirnya menyalip ke puncak klasemen, memaksa juara bertahan punya peluang besar menghadapi para klub elit lain macam Bayern Munchen, Real Madrid dan Ajax Amsterdam.

“Saya pikir kami memiliki 15 menit pertama yang sangat bagus dan kemudian kami berhenti melakukan hal-hal yang kami lakukan di 15 menit pertama,” sesal Thomas Tuchel pada konferensi pers pasca-pertandingan.

“Analisis saya sangat jelas: perilaku kami berubah ketika kami memiliki keunggulan dan ini adalah sesuatu yang belum pernah kami lakukan dan tidak boleh dilakukan. Kami mengendur saat kami memimpin dan itu adalah hal yang harus kami perbaiki.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO