Thomas Tuchel Yakin Chelsea Menang di Final Liga Champions Usai Kandaskan Man City di Etihad

Gilabola.com –┬áThomas Tuchel percaya Chelsea bakal kalahkan Manchester City di final Liga Champions setelah The Blues menang 2-1 di Etihad akhir pekan ini.

Kemenangan yang mengejutkan itu memberikan Tuchel keyakinan skuadnya bisa kalahkan City di final Liga Champions yang akan digelar di Istanbul, Turki, 30 Mei 2021.

Meski demikian, ia juga menyatakan keyakinannya bahwa final Liga Champions yang ‘unik’ pastinya akan sangat berbeda dari pertemuan domestik antara keduanya tim, walau satu kemenangan lagi yang dibukukan timnya itu telah membuat mereka benar-benar percaya diri.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Tiga pekan setelah singkirkan City di ajang Piala FA dan mengakhiri impian the Citizens untuk bukukan kemenangan ke empat, skuad Thomas Tuchel kembali kalahkan jawara Liga Premier tersebut.

The Blues kebobolan lebih dulu oleh gol Raheen Sterling semenit sebelum turun minum, namun terhindar dari kekalahan saat Sergio Aguero gagal mengeksekusi penalti. Chelsea akhirnya berhasil kandaskan tuan rumah setelah Marcos Alonso dan Hakim Ziyech membawa tim London Barat itu memimpin 2-1.

Channel Gilabola di Youtube

Tuchel sebelumnya pernah kalah di tiga duel pertamanya melawan Pep Guardiola di Jerman, tapi kemudian tak terkalahkan di empat pertandingan setelah itu. “Tentu saja, ini memberi kami kepercayaan diri, karena ini semua tentang penampilan dan kepercayaan diri,” tandas Tuchel kepada Sky Sports, seperti yang dilansir The World Game.

“Kami tahu betul, saya sudah katakan sebelumnya dan akan saya ulangi kembali, itu tak akan mengubah pertandingan final nanti. Itu pertandingan yang sangat unik, kita tak bisa memprediksikan apa yang akan terjadi, jadi anda tetap harus lakukan persiapan sebaik mungkin,” tambah Thomas Tuchel.

“Kami akan lakukan perubahan lagi dan mereka pastinya juga akan lakukan hal sama, sekali lagi. Tapi kami datang dengan pengetahuan bahwa kami bisa mengalahkan mereka. Inilah yang kami tahu sekarang dan hal ini tak akan berubah sampai pertemuan di Istanbul nanti,” ungkapnya.

Saat kalahkan City, Chelsea hanya memiliki ball possession sebesar 43.3 persen di babak pertama, tapi kemudian bertambah menjadi 57,9 persen di babak kedua. Selain itu, mereka berhasil menembakkan empat dari lima shot on target di babak kedua tersebut.

Thomas Tuchel soroti kemampuan timnya dalam ‘lebih mengendalikan pertandingan’ menjadi kunci berkembangnya permainan mereka, sementara gol yang dibukukan Ziyech telah membuat timnya mendapatkan ‘kepercayaan diri yang lebih besar lagi’.

“Sungguh penampilan yang luar biasa di babak kedua. Itu kurang-lebih sama dengan babak pertama. Di lima menit terakhir, kami harus berikan kemampuan kami sepenuhnya. Jika mereka berhasil mengeksekusi penalti itu, mungkin semuanya berlalu sebelum benar-benar dimulai. Mungkin anda bisa bukukan 2-0 di babak pertama, dan tak punya kesempatan untuk kembali,” tambah Tuchel.

Ini pertama kalinya dalam 10 upaya yang dimenangkan Chelsea setelah tertinggal lebih dulu sebelum jeda di sebuah pertandingan Liga Premier. The Blues sebelumnya hanya sukses meraih dua hasil imbang sejak kemenangan comeback melawan Aston Villa di bulan Juni 2020, lalu kalah di tujuh kesempatan lainnya.

AHABET
AHABET