Tiga Alasan Real Madrid Menang & Juara Meski Liverpool Tampil Lebih Dominan

Liverpool unggul dalam permainan di atas lapangan, tapi Real Madrid tahu bagaimana caranya untuk menang di laga menentukan seperti final Liga Champions.

Gila Bola – Liverpool, di atas kertas, adalah favorit untuk bisa memenangkan Liga Champions. Perjalanan mereka ke final telah luar biasa, menang di 10 dari 12 pertandingan mereka selain juga memiliki musim domestik yang hebat.

Pasukan Jurgen Klopp kemudian membawanya ke atas lapangan dalam pertandingan final Liga Champions mereka, mendominasi Real Madrid dan mencatatkan 24 tembakan ke gawang, berbanding hanya empat untuk tim besutan Carlo Ancelotti.

Tapi pada akhirnya tim Merseyside gagal menaklukkan tangguhnya sang raksasa ibukota Spanyol yang tampil solid sepanjang laga sebelum mengunci kemenangan berkat gol tunggal Vinicius Junior di menit ke-59.

Berikut tiga alasan mengapa Real Madrid berhasil keluar sebagai pemenang final Liga Champions 2022 mereka terlepas dari dominasi yang luar biasa dari para pemain Liverpool yang sangat berbahaya.

Advertisement
SUPERITC SLOT
SUPERITC SLOT

Pertama, Real Madrid tetap tenang meski didominasi Liverpool

Mentalitas dan pengalaman benar-benar berbicara. Liverpool memang langsung tancap gas sejak menit pertama dan langsung membombardir pertahanan Real Madrid, tapi Toni Kroos dan kawan-kawan tidak pernah dibuat panik dan masih bisa dengan tenang memainkan bola dari belakang untuk menjauhkan ancaman di daerah pertahanan mereka.

Kedua, Madrid tahu kapan melancarkan serangan efektif

Ketimbang Liverpool yang melancarkan serangan sporadis dengan sangat emosional, Real Madrid bermain kalem. Mereka bermain agak ke dalam untuk membiarkan para pemain The Reds menguasai bola. Tapi pada saat-saat tertentu, para pemain Los Blancos bisa tiba-tiba mengubah tempo permainan yang membuat wakil Inggris kehilangan keseimbangan saat tim Spanyol itu tiba-tiba berpindah dari permainan pasif ke umpan -umpan tajam dan berbahaya.

Ketiga, disiplin di momen-momen krusial

Saat skor sudah menunjukkan 1-0, Jurgen Klopp melakukan perjudian dengan menambah daya gedor dengan memasukkan Roberto Firmino, Naby Keita, dan Diogo Jota, beralih dari formasi 4-3-3 ke taktik yang mendekati 4-2-4. Namun Madrid mampu bermain efektif di belakang selain kinerja Thibaut Courtois yang sangat solid di bawah mistar. Liverpool mengakhiri pertandingan dengan terlalu panik dan pasukan Carlo Ancelotti yang sudah berpengalaman tetap tampil tenang di tengah tekanan untuk menjaga keunggulan mereka bertahan hingga laga berakhir.

BANDARTOGEL77
IBOSport

Jadwal Pertandingan Champions League

SebelumnyaPrediksi Euro 2020: Bakal Ada Juara Baru, Tapi Bukan Perancis
SelanjutnyaTawaran FINAL Man Utd Untuk De Jong, Siap Jadikan Dia Pemain Bayaran Tertinggi di Inggris!