UEFA Beri Kelas Belajar VAR Pada 16 Tim Champions Yang Tersisa

UEFA Beri Kelas Belajar VAR Pada 16 Tim Champions Yang Tersisa

UEFA memberikan kelas belajar terkait teknologi VAR pada 16 tim Liga Champions yang tersisa. Jadi bukan hanya anak sekolah saja yang harus belajar, semua tim sepak bola juga harus mau terus belajar dan berkembang.

Selasa depan teknologi VAR akan debut di Liga Champions dan untuk alasan ini juga pihak UEFA telah mengumpulkan 16 tim yang akan berpartisipasi dalam babak sistem gugur pertama kompetisi untuk belajar. Mereka ingin mencoba menjelaskan bagaimana dan kapan teknologi akan digunakan untuk menghindari kebingungan saat laga digelar.

Pada setiap stadion tempat pertandingan dimainkan nantinya, unit seluler akan menyediakan liputan tanpa adanya pusat VAR dan wasit, bersama dengan dua operator video. Unit ini akan ditempatkan di setiap stadion untuk mendukung pertandingan resmi dengan lebih profesional lagi dari sebelumnya.

Semua anggota yang ditunjuk harus memiliki lisensi VAR dan harus bisa mengoperasikannya di negara masing-masing, sesuatu yang dilakukan juga oleh sepuluh wasit internasional Spanyol. Emiliano Butragueno adalah perwakilan Real Madrid yang dikirim ke Frankfurt.

UEFA ingin semua tim Liga Champions tahu kapan boleh intervensi laga dengan VAR

Robertto Rosetti, perwira wasit UEFA, telah menjelaskan bahwa teknologi VAR akan mencari kesalahan yang jelas dan terkait dengan tujuan, penalti, kartu merah langsung, dan identitas yang salah saat pertandingan tengah berlangsung.

Advertisement
OLE777
OLE777

“Adalah sangat penting untuk bisa menjelaskan bagaimana VAR akan digunakan dan bagaimana kami telah menyiapkan wasit juga,” jelas Rosetti.

“Sangat penting juga bahwa setiap orang bisa mengerti kapan bisa melakukan intervensi, tetapi mereka juga mengerti ketika mereka tidak seharusnya melakukan intervensi,” lanjutnya lagi.

Teknologi VAR juga akan digunakan di final Liga Eropa UEFA, final Liga Bangsa-Bangsa, dan final Kejuaraan Eropa U-21 yang akan diadakan pada bulan Juni mendatang. Lantas, kapan VAR akan digunakan di Indonesia?