UEFA Jelaskan Beda VAR Di Champions Dengan La Liga

UEFA Jelaskan Beda VAR Di Champions Dengan La Liga

UEFA mulai jelaskan beda teknologi VAR di Liga Champions dengan yang digunakan di gelaran La Liga. Hal ini sendiri masih menimbulkan pro dan kontra bukan hanya dari kalangan klub, namun dari suporter juga.

Awal babak sistem gugur Liga Champions telah menyaksikan pengenalan VAR di kompetisi klub utama Eropa. Teknologi ini digunakan secara serius untuk pertama kalinya selama pertandingan Real Madrid dengan Ajax di Johan Cruyff Arena yang menuai kritik.

Damir Skomina akhirnya menolak gol Nicolas Tagliafico untuk tuan rumah setelah berkonsultasi dengan VAR dan menentukan bahwa offside Dusan Tadic mengganggu permainan. Cara pejabat menggunakan tayangan ulang video di Liga Champions akhirnya terlihat berbeda dengan cara yang digunakan di Liga Spanyol musim ini.

UEFA masih ingin lihat perkembangan penggunaan VAR

Seperti selama Piala Dunia, UEFA telah memberi tahu wasit di Liga Champions untuk menggunakan layar di samping lapangan jika mereka memiliki sedikit keraguan. Ini agar pejabat lapangan dapat membuat keputusan sendiri, daripada disarankan oleh suara pada saluran komunikasi melalui telinganya, seperti di Spanyol.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Garis offside lebih jelas ditarik untuk dilihat semua orang selama pertandingan Liga Champions, tetapi di La Liga masih ada keraguan karena ulangan ditampilkan dari sudut yang salah. UEFA juga secara terbuka dan transparan bisa menjelaskan proses pemikiran wasit ketika ia mengambil keputusan kontroversial, sedangkan semuanya sangat rahasia atau tertutup di Spanyol.

Akun Twitter Liga Champions UEFA menjelaskan keputusan dan aturan yang menyebabkan gol pembuka Ajax melawan Madrid dikesampingkan untuk memastikan para penggemar di rumah tahu mengapa gol itu tidak disahkan. Meski begitu, tetap saja banyak yang menilai laga tidak adil meski telah menggunakan teknologi VAR saat UEFA masih ingin melihat perkembangannya di Liga Champions.