Unai Emery Bisa Dipaksa Kembali ke Habitat Jagoannya, Liga Europa, Jika Situasi Ini Terjadi

Empat trofi Liga Europa dalam daftar curriculum vitae-nya, adakah yang meragukan reputasi Unai Emery di ajang kompetisi kedua benua itu? Inilah penjelasan mengenai hasil laga terakhir penyisihan grup Liga Champions nanti malam yang bisa memaksanya kembali ke kasta kedua Eropa tersebut.

Villarreal kini bercokol pada posisi kedua Grup F dengan nilai 7, hasil dari dua kemenangan atas Young Boys dengan skor 1-4 dan 2-0, selain satu hasil imbang 2-2 lawan Atalanta pada matchday pertama, mid September 2021 lalu, selain dua kekalahan.

Dua peristiwa kehilangan poin itu terjadi saat melawan Manchester United, tim yang sebenarnya berhasil mereka taklukkan pada final Liga Europa 2021, saat mana mereka menang dengan skor 11-10 dalam adu penalti di Stadion Gdańsk, Polandia. Kiper Spanyol David De Gea menjadi “penjahat” kubu Red Devils setelah gagal melesakkan tendangan penalti ke-11, yang menggagalkan pasukan Ole Gunnar Solskjaer dari trofi pertamanya.

Advertisement
KaikoSlot
KaikoSlot
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Kini Villarreal akan berusaha untuk tidak kembali ke habitat utama yang menjadi spesialisasi Unai Emery selama beberapa tahun terakhir, saat pelatih 50 tahun itu tiga kali merebutnya bersama Sevilla pada 2014, 2015 dan 2016, sebelum merengkuhnya pada final 2021 bersama si Kapal Selam Kuning.

Apa skenario yang bisa menggagalkan Villarreal melaju ke babak sistem gugur Liga Champions? Dengan Atalanta yang menjadi lawannya nanti malam mengincar posisi mereka maka sebuah hasil imbang akan cukup bagi tim Spanyol itu untuk mengamankan posisi kedua Grup F, lolos ke 16 besar.

Emery akan optimis mereka berhasil mengamankan hasil positif, entah draw atau kemenangan, setelah keduanya main imbang 2-2 pada perjumpan pertama di Spanyol. Selain itu, skuad Gian Piero Gasperini itu menelan dua lagi hasil imbang dengan banyak gol saat melawan Manchester United (2-2) dan Young Boys (3-3), yang selain memperlihatkan kualitas lini depan, sekaligus ada lubang-lubang kelemahan di lini belakang La Dea.

Satu-satunya kekalahan diderita Atalanta saat tandang ke Old Trafford pada pekan ketiga Oktober 2021, ketika dua gol babak pertama dari Mario Pasalic dan Merih Demiral tak mampu membendung tiga gol Setan Merah dari Marcus Rashford, Harry Maguire dan Cristiano Ronaldo.

Sebaliknya, sebuah kemenangan dan di saat yang sama kekalahan bagi Red Devils tidak akan membuat Paco Alcacer dan kawan-kawan menghuni posisi pertama Grup F. Mereka kalah head-to-head dalam dua pertemuan melawan skuad Bruno Fernandes tersebut.

AHABET
INDOTOGEL
AHABET
INDOTOGEL
BANDARTOGEL77
TEXASPOKERCC
JAYAPOKER
HKINDO

Gilabola.com menyajikan informasi terkini dengan gaya bahasa ringan yang mudah dipahami dan update terbaru dari kompetisi Eropa dan internasional. Kunjungi juga channel Youtube resmi kami di @gilabolanews dan @gilabolastory

SebelumnyaSkenario Jika Man United Kalah dan Villarreal Menang, Poin Sama 10, Siapa Jadi Juara Grup F?
SelanjutnyaApa yang Harus Dilakukan Benfica Agar Barcelona Lebih Miskin 826 Milyar?