Valencia vs Atalanta Dilangsungkan Tanpa Penonton

Valencia vs Atalanta Dilangsungkan Tanpa Penonton

Menteri Kesehatan Spanyol merekomendasikan laga leg kedua 16 besar Liga Champions antar Valencia vs Atalanta dilakukan tanpa penonton karena kekhawatiran corona virus COVID-19.

Los Che takluk 4-1 di San Siro pada pertemuan pertama, dua pekan lalu, dan akan melakoni leg kedua pada Rabu (11/03) dini hari WIB pekan depan.

Sayangnya keinginan untuk lolos ke babak perempat final kompetisi elit Eropa itu akan sedikit sulit. Selain harus mencatatkan clean sheet dan mencetak tiga gol, juga pertandingan akan berlangsung tanpa pendukung kedua kesebelasan.

Kementerian Kesehatan Spanyol meminta laga Valencia vs Atalanta itu dilangsungkan tanpa para penonton karena kekhawatiran merebaknya virus corona di Semenanjung Iberia.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Bukan hanya Valencia saja yang akan bermain di stadion kosong, cabang olahraga bola basket pun mendapatkan perlakuan serupa saat bertanding melawan tim-tim asal Italia.

Seperti diketahui, virus corona sudah merebak di wilayah sebelah utara Italia. Salah satu korbannya adalah laga Inter vs Juventus yang ditunda sampai Mei nanti. Pada Selasa 3 Maret 2020, 27 korban jiwa terjadi di kawasan Bergamo, Lombardy, dan Veneto, menyebabkan jumlah kematian total di Italia mencapai 79 total.

Atalanta berkandang di wilayah Bergamo, yang menjadi pusat penyebaran wabah terburuk corona virus COVID-19, setelah penyakit itu pertama kali muncul di Lombardy dan Veneto.

“Pertandingan bola basket Valencia melawan Olimpia Milan pada 5 Maret, pertandingan Valencia vs Atalanta pada 10 Maret (waktu setempat), Getafe versus Inter pada 19 Maret (waktu setempat) serta pertandingan bola basket wanita antara Girona kontra Venezia di hari yang sama,” ucap Menteri Kesehatan Salvador Illa. “Empat pertandingan ini ditambah laga-laga lainnya di kemudian hari dipastikan dan masuk dalam kategori ini, akan dilangsungkan tanpa penonton.”

“Ini tindakan pencegahan yang juga dilakukan di negara-negara lain, termasuk daerah Utara Italia. Semua kegiatan olahraga yang berasal dari daerah yang dianggap berisiko akan dilangsungkan tanpa penonton.”