Site icon Gilabola.com

Vecchia Signora Kalah di Istanbul, Galatasaray Bangkit dan Menang 5-2 di Playoff Liga Champions

Hasil Galatasaray vs Juventus skor akhir 5-2 di Playoff Liga Champions 2025-2026

Hasil Galatasaray vs Juventus skor akhir 5-2 di Playoff Liga Champions 2025-2026

JakartaJuventus pulang dari Rams Park, Istanbul, dengan kekalahan 2-5 dari Galatasaray pada leg pertama playoff Liga Champions, Rabu, 18 Februari 2026 dini hari WIB. Sempat unggul 2-1 lewat dua gol Teun Koopmeiners, wakil Italia itu kehilangan kendali laga setelah bermain dengan 10 orang sejak menit ke-67.

Pertandingan berlangsung terbuka sejak awal. Tuan rumah lebih dulu memimpin pada menit ke-15 melalui tembakan keras Gabriel Sara dari dalam kotak penalti yang menembus gawang Michele Di Gregorio.

Keunggulan tersebut hanya bertahan satu menit. Berawal dari sundulan Khephren Thuram yang menyambut umpan silang Pierre Kalulu dan ditepis Ugurcan Cakir, bola muntah langsung disambar Koopmeiners untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Gol cepat itu mengangkat kepercayaan diri Juventus. Pada menit ke-32, Koopmeiners kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah bekerja sama dengan Weston McKennie dan melepaskan tembakan keras yang membawa tim tamu berbalik unggul 2-1. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.

Kartu Merah Cabal Jadi Biangnya!

Memasuki babak kedua, Galatasaray meningkatkan tekanan. Hasilnya terlihat cepat. Empat menit setelah jeda, Noa Lang memaksimalkan bola liar untuk menyamakan skor menjadi 2-2.

Situasi makin sulit bagi Juventus ketika Davinson Sanchez mencetak gol pada menit ke-60 dan membawa tuan rumah berbalik unggul 3-2. Dukungan publik Rams Park membuat tekanan kepada lini belakang Juventus semakin besar.

Petaka datang pada menit ke-67. Juan Cabal melakukan pelanggaran keras terhadap Baris Alper Yilmaz dan menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah. Sejak saat itu, keseimbangan permainan berubah drastis.

Dengan keunggulan jumlah pemain, Galatasaray lebih leluasa menyerang. Pada menit ke-75, Lang mencetak gol keduanya. Gol bermula dari kesalahan operan Thuram di area sendiri yang direbut Victor Osimhen. Penyerang itu kemudian mengirim umpan kepada Lang yang menuntaskan peluang menjadi gol keempat.

Juventus semakin tertekan dan kembali kebobolan pada menit ke-86. Kali ini giliran pemain pengganti Sacha Boey yang mencatatkan gol setelah menerima assist Osimhen. Skor 5-2 bertahan hingga laga usai.

Spalletti Soroti Penurunan Performa

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengakui timnya kehilangan arah setelah awal laga yang menjanjikan. Dalam pernyataannya kepada situs resmi UEFA, ia menilai performa anak asuhnya justru mundur.

“Kami seperti mundur tiga langkah. Kami kesulitan dengan apa yang kami lakukan. Jika gagal menunjukkan kualitas permainan, lini belakang pasti dalam bahaya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti dampak kehilangan pemain di tengah pertandingan serta buruknya penyelesaian akhir pada babak pertama.

“Setelah kehilangan pemain, posisi kami makin sulit. Penyelesaian akhir di babak pertama juga sangat buruk. Kami harus mengakui masih ada kelemahan dan melakukan evaluasi yang tepat untuk laga berikutnya,” kata mantan pelatih tim nasional Italia itu.

Kekalahan ini terjadi beberapa hari setelah Juventus kalah 2-3 dari Inter dalam Derby d’Italia di Serie A, laga yang juga diwarnai kartu merah untuk Pierre Kalulu.

Meski tertinggal agregat tiga gol, peluang Juventus belum sepenuhnya tertutup. Leg kedua akan digelar di Allianz Stadium pada 26 Februari 2026 dini hari WIB. Untuk menjaga harapan lolos ke babak 16 besar, Bianconeri wajib menang dengan selisih gol yang cukup saat tampil di kandang sendiri.

Exit mobile version