Virgil van Dijk: Tersingkir di Liga Champions, Liverpool Bangkit di Everton

Virgil van Dijk: Tersingkir di Liga Champions, Liverpool Bangkit di Everton

Gilabola.com – Virgil van Dijk mengaku sulit melihat hal-hal positif setelah Liverpool tersingkir di Liga Champions. Tapi, ia yakin the Reds bisa lupakan kekecewaan gagal mengulang sukses musim lalu.

Pertahanan The Reds atas gelar juara Liga Champions mereka musim lalu, akhirnya selesai di babak 16 besar kompetisi bergengsi tersebut musim ini, setelah the Reds dikalahkan Atletico Madrid 2-3 di Anfield. Klub La Liga itupun memastikan kemenangan agregat, 4-2.

Skuad asuhan Jürgen Klopp itu sebenarnya bisa mendominasi pertandingan leg kedua, Kamis (12/3) dinihari, dan mencetak gol melalui aksi Georginio Wijnaldum serta Roberto Firmino, sebelum tiga gol Atletico di masa perpanjangan waktu berhasil mengamankan tiket di perempat final.

Van Dijk pun sempat ditanya, bagaimana ia membesarkan hati dengan hasil pertandingan yang jauh dari apa yang diharapkan.

Advertisement
Pulsa Gratis
Pulsa Gratis
RatuCasino77
RatuCasino77

“Ya, tapi kami tahu, kami punya kualitas itu. Kami tahu, kami telah berusaha melakukannya sekuat tenaga di sepanjang musim, saya pikir banyak orang telah melupakan hal itu dengan secepat kilat, jika segala sesuatunya tidak berjalan baik dalam beberapa pertandingan. Tapi, itulah kenyataannya, bagaimana cara orang memandang kami,” tandas Van Dijk dalam wawancara dengan situs resmi Liverpool.

“Kami luar biasa di sepanjang musim dan kami harus terus melakukan apa yang kami lakukan selama ini. Hal itu pastinya tidak mudah, tapi masalahnya sekarang adalah, memastikan bahwa kami siap untuk pertandingan yang sangat sulit pada Senin pekan depan (vs Everton),” tandas Virgil van Dijk yang juga andalan lini belakang Timnas Belanda itu.

Satu hal terpenting, menurut Van Dijk, keluarnya the Reds dari Liga Champions musim ini menjadi pukulan besar bagi timnya. Terutama, ketika skuad Jurgen Klopp itu selalu berhasil melaju ke final dalam dua tahun berturut-turut. Apalagi, tahun lalu, the Reds-lah yang memenangkannya.

“Pada tahap ini, kami merasa sudah dekat. Sembilanpuluh menit yang kami mainkan, 95 menit yang kami mainkan, sangat luar biasa menurut saya. Kami berhasil membawa lawan berada di bawah tekanan, (dan) saya pikir semuanya terjadi seperti yang kami inginkan,” tambahnya.

“Kami menciptakan peluang bagus. Satu-satunya masalah adalah, mereka punya penjaga gawang yang cukup bagus di tim mereka, jadi itu juga bagian dari sepakbola,” ungkap Van Dijk.

Virgil van Dijk pun tegaskan, jadwal pertandingan berikutnya akan menjadi kesempatan sempurna untuk bangkit dari keterpurukan saat ini, bahkan dari kekalahan demi kekalahan yang dialami the Reds belakangan ini.

Liverpool dijadwalkan untuk lakukan perjalanan singkat melintasi Stanley Park pada Senin malam waktu setempat, atau Selasa (17/3) dinihari WIB, untuk berkunjung ke markas Everton di Goodison Park. Pertandingan Liga Premier ini akan menjadi derby Merseyside edisi ke-236 di antara kedua tim.

“Semua orang ingin bermain dalam pertandingan itu. Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit, tantangan besar, dan sesuatu yang harus kita semua nikmati,” tandasnya.

“Tapi, untuk sekarang, jelas kita memastikan kita harus pulihkan diri, lalu mengangkat kepala kita lagi, karena kita tidak pernah kalah di sini untuk waktu yang sangat lama, walau itulah yang terjadi,” ujar Van Dijk.