Wasit Berusaha Real Madrid Menang, Tapi Skor 2-2 lawan PSG

Wasit Berusaha Real Madrid Menang, Tapi Skor 2-2 lawan PSG

Wasit berusaha Real Madrid menang atas PSG hari Rabu (27/11) dengan cara membatalkan kartu merah Courtois dan batalkan penalti untuk PSG.

Itu merupakan insiden aneh yang terjadi pada menit 43 pertandingan di Santiago Bernabeu, Rabu dinihari. Pada saat itu Angel di Maria berhasil mengirim sebuah umpan terobosan ke arah Mauro Icardi, sebelum pemain Argentina itu menggiring bola mendekati kotak.

Mantan pemain Inter tersebut berhasil meminggirkan bola sebelum diseruduk kiper Thibaut Courtois tepat di batas kotak penalti. Menurut aturan permainan sepak bola itu merupakan kartu merah karena merupakan kesempatan gol yang sangat jelas. Dan wasit Artur Dias asal Portugal sudah mengibaskan kartu merah. Lihat foto di atas.

Namun sesaat setelahnya ia memutuskan meninjau VAR (video asisten wasit) sebelum membatalkan kartu merah untuk Courtois tadi, hanya memberikan kartu kuning dan membatalkan pula tendangan penalti yang harusnya diperoleh PSG, sebaliknya memberi tendangan bebas bagi Los Blancos, dengan alasan Marcelo dilanggar satu pemain PSG sebelum insiden Courtois menabrak Angel di Maria.

Advertisement
NelayanBet
NelayanBet
RatuCasino77
RatuCasino77

Itu merupakan sebuah keputusan yang aneh tentu saja. Wasit sepertinya berusaha agar Real Madrid menang. Manajer PSG Thomas Tuchel mengamuk di pinggir lapangan dan aksi wasit Artur Dias ini akan menjadi bahasan ramai besok pagi. Tak lama setelah adegan tadi babak pertama di Bernabeu ini berakhir.

Kemenangan Real Madrid Balas Dendam untuk PSG

Sebuah kemenangan akan sangat penting bagi Real Madrid. Bukan demi kelolosan ke babak 16 besar, yang sudah dipastikan oleh Los Blancos bahkan sebelum kick-off dimulai setelah Club Brugge main 1-1 di kandang Galatasaray beberapa jam lalu.

Sekedar mengingatkan bahwa PSG menang 3-0 atas skuad Zinedine Zidane pada pertemuan pertama mereka tengah September lalu di Paris. Jadi kemenangan Real Madrid merupakan balas dendam untuk skor memalukan tersebut.

Terlepas dari insiden Mauro Icardi versus Thibaut Courtois pada menit 43 itu, tuan rumah tampil dominan atas tamunya, menguasai dominasi atas bola sampai 55 persen dan melepaskan sembilan shots on target selain tujuh percobaan serangan off target. Bandingkanlah itu dengan hanya dua tembakan tepat sasaran oleh anak-anak Thomas Tuchel, selain tiga serangan melenceng.

Gol datang dari Karim Benzema yang menyambar sebuah bola muntah di depan gawang Keylor Navas setelah sesaat sebelumnya permainan satu-dua Valverde dan Dani Carvajal berujung umpan silang ke arah Isco, yang tembakannya menghantam tiang. Benzema berdiri di posisi yang tepat untuk menyambar bola menjadi gol pertama Los Merengues.

Tiga Gol Lagi di Akhir Babak Kedua

Saat semua orang yakin bahwa laga akan usai dengan kemenangan 1-0 bagi Real Madrid, tiga gol lagi terjadi di akhir babak kedua. Diawali oleh gol Karim Benzema menit 79, yang kemudian dibalas oleh dua gol PSG melalui Kylian Mbappe menit 81 dan kemudian pemain pengganti Pablo Sarabia menit 83.

Gol Benzema terjadi setelah ia menanduk sebuah umpan silang lambung dari Marcelo, sedangkan gol balasan pertama dari Mbappe terjadi saat ada kebingungan antara Courtois dan Varane soal siapa yang sebaiknya mengamankan si bundar. Sang striker Prancis menyambarnya menjadi gol pertama PSG. Dan selang dua menit kemudian Pablo Sarabia melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti untuk menyelesaikan skor 2-2. Tapi tidak ada gol lagi meski empat menit injury time ditambahkan wasit. Real Madrid vs PSG usai 2-2.