Gilabola.com – Laga antara Bolivia dan Uruguay di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL berakhir dengan skor kacamata. Namun, di balik angka 0-0, pertandingan ini menyimpan cerita menarik.
Bolivia tampil dominan sepanjang pertandingan, sementara Uruguay justru tampil di bawah standar, gagal menciptakan satu pun tembakan tepat sasaran.
Bermain di Estadio Hernando Siles, La Paz, Bolivia menguasai 66% penguasaan bola, mencatat 357 operan akurat dengan tingkat keberhasilan 86%, serta melancarkan 32 tembakan dan 16 tendangan sudut.
Mereka terus menggempur pertahanan Uruguay, tetapi gagal menemukan celah untuk menembus gawang lawan.
Sebaliknya, Uruguay yang biasanya tampil menyerang di bawah asuhan Marcelo Bielsa justru terlihat pasif dan tak bertenaga. La Celeste hanya mampu mencatatkan 11 tembakan, tanpa satu pun yang mengarah ke gawang.
Akurasi umpan mereka hanya 69%, dan mereka juga gagal menciptakan peluang emas sepanjang pertandingan.
Valverde Masuk Tapi Tak Berdaya
Gelandang Real Madrid, Federico Valverde, baru dimainkan di babak kedua. Namun, berbeda dari biasanya, ia tak mampu memberikan dampak signifikan. Dari 12 operan yang dicoba, hanya 9 yang berhasil.
Ia sempat menciptakan satu peluang, tetapi itu tidak cukup untuk membangkitkan permainan Uruguay.
Setelah laga ini, Valverde akan segera kembali ke Madrid untuk menghadapi periode krusial di musim ini. Namun, performa Uruguay yang tak bertenaga tentu akan menjadi perhatian Bielsa jika ingin memastikan tiket ke Piala Dunia 2026.
Apa Berikutnya Untuk Uruguay?
Dengan hasil imbang ini, Uruguay harus segera menemukan kembali bentuk permainan terbaik mereka.
Bielsa perlu mencari solusi agar La Celeste bisa kembali tampil agresif dan tajam di lini serang. Jika tidak, peluang mereka untuk lolos ke Piala Dunia bisa semakin terancam.