Alderweireld Harus Main Lebih Sering di Tottenham Agar Tampil di Piala Dunia

Toby Alderweireld terancam absen di Piala Dunia 2018 bersama Timnas Belgia jika dia jarang bermain di Tottenhamm Hotspur hingga akhir musim ini.
Toby Alderweireld terancam absen di Piala Dunia 2018 bersama Timnas Belgia jika dia jarang bermain di Tottenhamm Hotspur hingga akhir musim ini.

Gilabola.com – Toby Alderweireld telah diberitahu oleh pelatih Belgia Roberto Martinez bahwa ia butuh waktu bermain lebih sering di klubnya Tottenham Hotspur agar bisa masuk skuad Piala Dunia 2018 di Rusia.

Toby Alderweireld belum tampil di Liga Inggris sejak Oktober lalu karena cedera dan pertandingan terakhirnya berlangsung lebih dari sebulan yang lalu di Piala FA melawan Rochdale. Meski demikian ia tetap diberi kepercayaan bermain 90 menit penuh saat Belgia mengalahkan Arab Saudi 4-0 pada hari Rabu (28/3).

Pelatih Belgia Roberto Martinez memiliki banyak pilihan untuk bek tengah, termasuk rekan satu tim Alderweireld di Tottenham, Jan Vertonghen, dan kapten Manchester City Vincent Kompany.

Dan Toby Alderweireld telah diperingatkan bahwa jika ia tidak mendapat menit bermain lebih banyak di Spurs pada minggu-minggu jelang akhir musim, maka dia akan beresiko kehilangan tempatnya di Piala Dunia.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77

“Setiap pemain harus mendapatkan periode bermain sepakbola yang sangat intensif sekarang,” kata Martinez. “Tujuh minggu bukan waktu yang banyak.”

“Pemain tertentu sudah bermain banyak menit, (bagi mereka) waktu bermain saat ini tidaklah penting. Tapi (untuk) pemain lain yang belum bermain sebanyak itu – dan Toby bisa menjadi salah satu dari mereka – itu penting.”

Meskipun memiliki kekhawatiran atas waktu bermain Alderweireld di Tottenham Hotspur selaku semifinalis Piala FA, Roberto Martinez pun terkesan dengan penampilan bek tersebut saat melawan Arab Saudi.

“Apa yang Anda lihat dengan Toby adalah kebiasaan alamiahnya untuk bertahan dan menghentikan ancaman apa pun di sekitarnya,” tambah Martinez.

“Saya melihat dia benar-benar tajam selama kamp (pelatihan) dan sangat senang untuk melihat bahwa dia benar-benar kuat dalam 15 menit terakhir secara fisik.¬†Dan dia bertahan selama 90 menit dengan cara yang sangat hebat.”