Argentina Kuatir Kroasia Main Mata, Dejan Lovren Bantah

Gilabola.com – Dejan Lovren menganggap ketakutan Argentina bahwa Kroasia akan main mata dengan Islandia untuk menyingkirkan Albiceleste sebagai hal yang tidak masuk akal.

Kroasia dipastikan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018 usai meraup enam poin dari kemenangan kontra Nigeria dan Argentina.

Sementara itu Albiceleste wajib meraih kemenangan pada laga terakhir fase grup versus Nigeria, dan berharap bahwa di saat yang sama Islandia terpeleset lawan Kroasia.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Namun bos Kroasia, Zlatko Dalic, sudah menegaskan bahwa ia akan menurunkan pemain lapis kedua pada laga lawan Islandia demi mengembalikan kebugaran para pemain inti.

Keterangan Dalic ini disambut dengan kekhawatiran dan ketakutan dari pihak La Albiceleste bahwa Kroasia akan mengalah lawan Islandia pada laga terakhir grup dan dengan begitu mereka berdualah yang lolos ke babak 16 besar, bukan Argentina.

Hal ini dibantah Dejan Lovren. Ia mengatakan bahwa pihaknya harus menjaga skuad agar tidak terkena skorsing pada babak 16 besar.

Ivan Rakitic, Ante Rebic, Sime Vrsaljko, Mario Mandzukic dan Marcelo Brozovic tinggal satu kartu kuning jauhnya dari kena skorsing.

“Saya sepenuhnya memahami kekhawatiran Argentina dan juga harapan mereka bahwa Kroasia bermain dengan tim utama di pertandingan berikutnya,” kata Lovren.

“Namun kami pun harus memikirkan kenyataan bahwa kami tidak bisa memainkan para pemain yang sudah mendapatkan kartu kuning. Itu kekhawatiran kami yang harus kita ingat.”

Kabarnya, Kroasia akan merotasi tujuh hingga delapan pemain, dengan kiper cadangan Lovre Kalinic akan turun bermain.

Dejan Lovren merasa skuad cadangan timnas Krosia sama mumpuninya dengan tim utama, sebab mereka sudah dua kali menang dari tiga pertandingan latihan kontra tim utama.

“Pelatih kepala lah yang akan membuat keputusan final. Kami semua siap [untuk diturunkan],” tambah Lovren.

“Tentu saja tujuan kami adalah meraih kemenangan dan mengumpulkan poin sempurna, dan kami tidak beranggapan bahwa kemenangan lawan Islandia bisa diraih dengan mudah.”

“Kami sudah pernah bertemu mereka [di babak kualifikasi] dan kami tahu Islandia pantas mendapatkan rasa hormat.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO