Belgia Bahagia Disebut Tim Membosankan

Gilabola.com – Roberto Martinez tidak keberatan tim nasional Belgia disebut membosankan, tanpa berita-berita sensasional di Piala Dunia, sebab yang terpenting adalah anak asuhnya bisa fokus.

De Rode Duivels sukses mengumpulkan tiga poin tanpa kebobolan kala menghadapi Panama, Senin lalu dan akan menghadapi Tunisia, Sabtu (23/06) malam nanti.

Dengan diisi pemain-pemain yang disebut generasi emas Belgia, timnas besutan Roberto Martinez dibangun di atas keharmonisan di ruang ganti.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
K9Win
K9Win

Keharmonisan di antara pemain Belgia ini jarang terjadi pada turnamen-turnamen akbar terdahulu dan juru taktik asal Spanyol ini mengaku puas atas situasi tersebut.

“Kami ingin membosankan. Kami adalah tim sepak bola [bukan selebritis]. Kami datang ke sini bukan untuk jadi kehebohan, memenuhi surat kabar dengan alasan-alasan yang salah,” ucap eks manajer Everton ini.

“Kami saling memperhatikan satu sama lain. Kami datang ke sini bukan untuk mencari kambing hitam dan alasan pembenaran. Kami datang ke sini untuk bekerja keras dan memenuhi potensi yang kami miliki.”

“Sesederhana itulah. Fokus utama kami adalah agar bisa diandalkan. Cedera atau tidak, Anda punya peran dan sangat mudah untuk menilai kontribusi Anda.”

“Fokus pemain sejak hari pertama berjalan dengan baik. Saya yakin hal ini membosankan bagi Anda (media) tapi saya puas dengan cara kami semakin membaik dalam beberapa pekan terakhir.”

Di pertandingan pertama kontra Panama, Romelu Lukaku menyumbangkan dua dari tiga gol yang tercipta. Bagi Roberto Martinez, striker Manchester United itu datang ke Rusia tanpa ambisi untuk menyabet penghargaan pribadi.

“Dia akan memberi tahu Anda. Dia datang bukan untuk jadi top skor Piala Dunia. Lukaku datang untuk membantu tim meraih kemenangan dan melakukan tugasnya. Tugasnya lah untuk menjadi pencetak gol,” tambah Martinez.

“Saya kenal Rom dengan baik. Saya menghabiskan banyak waktu dengan para pemain di Everton karena kualitas penyelesaian akhirnya (Lukaku), bukan karena dia tipe pemain yang berkontribusi di luar mencetak gol.”

“Tugasnya di timnas seperti itu. Mungkin ada sedikit kebingungan. Saat Anda meminta para pemain untuk melakukan apa yang tidak mereka ketahui, itu bisa memberikan kebingungan.”

“Saya rasa Rom tahu tugasnya. Saya tidak berharap pemain manapun bekerja demi penghargaan pribadi. Mereka tahu bahwa mereka harus menciptakan tim bermental juara.”