Bos Kroasia Tak Peduli Penderitaan Argentina dan Nigeria

Gilabola.com – Bos Kroasia Zlatko Dalic bersikeras akan menurunkan skuad cadangan lawan Islandia di Piala Dunia, dan menulikan dirinya dari protes dari Argentina dan Nigeria.

Argentina dan Nigeria sama-sama masih berpeluang lolos ke babak 16 besar, tapi dengan syarat Islandia terpeleset lawan Kroasia.

Akan tetapi Kroasia berencana melakukan enam rotasi dengan alasan kebugaran serta menghindari akumulasi kartu untuk Ivan Rakitic dan Mario Mandzukic. Skuad yang lebih lemah ini berarti kabar buruk bagi Argentina dan Nigeria.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Sementara pelatih Islandia Heimir Hallgrimsson menyambut baik keputusan tersebut. Zlatko Dalic sudah mengutarakan, dirinya menulikan diri dari keluhan Jorge Sampaoli dan Gernot Rohr perihal keputusannya untuk menurunkan skuad keduanya.

“Kami menyiapkan diri dengan cara yang sama seperti dua pertandingan pertama,” ujar Dalic pada konferensi pers. “Kami datang ke sini untuk meraih kemenangan, tidak kebobolan dan untuk mencapai posisi teratas. Saya tidak peduli apa yang tim lain katakan. Kami mengurusi urusan kami sendiri. Apa yang tim lain komentari, itu urusan mereka.”

Saat ini tim nasional Kroasia dianggap jadi penjelmaan dari skuad di Piala Dunia 1998 Prancis yang berhasil masuk ke babak semi final untuk pertama kalinya.

Zlatko Dalic enggan membanding-bandingkan, tapi yakin peluang untuk menyamai prestasi dua dekade itu masih terbuka.

“Sangat sulit untuk membandingkan dua generasi,” tambah Dalic. “[Gaya] sepakbolanya berbeda. Cara melakoni laganya pun berbeda. Namun kami mempunyai pemain-pemain sempurna, seperti yang kami miliki di 1998.”

“Mungkin generasi sekarang bermain di klub-klub besar seperti Barcelona, Real Madrid, Inter dan Juventus. Namun skuad 1998 menjadi tolok ukurnya. Kami ingat mereka dengan baik dan ingin mencapai prestasi mereka.”

“Kroasia mempunyai peluang besar [untuk berbicara banyak di Piala Dunia seperti di Piala Dunia 1998]. Kami akan mencapainya selangkah demi selangkah. Sangat sulit untuk menyamai apa yang mereka lakukan tapi kami akan melakukan yang terbaik untuk bisa sedekat mungkin dengan mereka.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO